JEDADULU.COM — Start dari posisi kesembilan yang menjanjikan harus berakhir pil pahit bagi Mario Aji di seri pembuka Moto2 Thailand 2026. Pembalap kebanggaan Indonesia itu gagal finis (DNF) setelah mengalami kecelakaan di lap kedua Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Minggu (1/3/2026).
Insiden terjadi saat Mario berusaha menjaga ritme di grup depan. Kehilangan keseimbangan membuatnya terjatuh di tikungan awal lap kedua. Sesuai regulasi terbaru FIA, pembalap yang terjatuh dilarang menyalakan kembali mesin di area lintasan maupun run-off sehingga balapan “Super Mario” resmi berakhir lebih cepat.
Permintaan Maaf dan Sikap Dewasa
Menyikapi hasil yang mengecewakan, Mario langsung menyampaikan permohonan maaf melalui akun Instagram pribadinya. Dengan sikap dewasa, ia tak ingin berlarut dalam penyesalan.
“Saat ini tidak ada ‘seandainya’ atau ‘apa mungkin’. Ini sudah terjadi semuaโฆ Saya berterima kasih dan meminta maaf kepada tim,” tulis pembalap bernomor 64 tersebut.
Hasil ini tentu mengecewakan mengingat performa Mario sepanjang akhir pekan cukup menjanjikan. Ia sebelumnya tampil solid di sesi kualifikasi dan mengamankan posisi start di baris ketiga.
Fokus ke Seri Brasil
Meski gagal membawa pulang poin, Mario tak ingin larut dalam kekecewaan. Ia langsung mengalihkan fokus ke seri berikutnya yang akan digelar di Autรณdromo Internacional de Brasรญlia pada 20โ22 Maret 2026 mendatang.
“Terima kasih atas dukungan minggu ini untuk kami berdua! Ingin segera memulai di Brasil,” lanjut Mario dalam unggahannya.
Balapan di Brasil menjadi momentum penting bagi Mario untuk membuktikan konsistensi dan daya saingnya di kelas Moto2 musim 2026. Dukungan publik Indonesia pun terus mengalir agar “Super Mario” bisa bangkit dan kembali bersaing di papan tengah, bahkan menembus zona poin.
Sementara itu, kemenangan pada seri Thailand diraih pembalap Spanyol Manuel Gonzalez yang tampil dominan setelah menjalani restart balapan akibat dua kali bendera merah.
(Sumber: MotoGP)

Komentar