Momen
Beranda ยป Berita ยป Britney Spears Ditangkap karena Nyetir Sambil Mabuk, Perwakilan Sang Diva: “Insiden yang tidak Bisa Dimaklumi”

Britney Spears Ditangkap karena Nyetir Sambil Mabuk, Perwakilan Sang Diva: “Insiden yang tidak Bisa Dimaklumi”

Diva asal Amerika Serikat Britney Spears. (Foto: Instagram.com @britneyspears)
Diva asal Amerika Serikat Britney Spears. (Foto: Instagram.com @britneyspears)

JEDADULU.COM — Kabar mengejutkan datang dari bintang pop dunia, Britney Spears. Penyanyi berusia 44 tahun itu ditangkap oleh aparat penegak hukum di Ventura County, California, Amerika Serikat, pada Rabu (4/3/2026) malam waktu setempat atas dugaan mengemudi di bawah pengaruh alkohol atau obat-obatan (Driving Under the Influence/DUI).

Spears dibebaskan pada Kamis pagi setelah melalui proses “cite and release”, di mana ia menerima surat panggilan untuk sidang pengadilan tanpa masa percobaan. Pelantun tembang Toxic itu dijadwalkan hadir di pengadilan pada 4 Mei 2026 terkait insiden ini.

Kronologi Penangkapan

Menurut laporan dari California Highway Patrol (CHP), insiden bermula sekitar pukul 21.30 waktu setempat ketika pusat komunikasi CHP Ventura menerima laporan tentang sebuah mobil BMW 430i berwarna hitam yang melaju tidak stabil dengan kecepatan tinggi di jalan raya.

Petugas kemudian menghentikan kendaraan tersebut. Dalam pernyataan resmi CHP, disebutkan bahwa Spears yang merupakan pengemudi tunggal dalam mobil itu “menunjukkan tanda-tanda gangguan” dan menjalani serangkaian tes kesadaran di lapangan. Ia kemudian ditangkap karena melanggar pasal 23152(g) dari California Vehicle Code, yaitu mengemudi di bawah pengaruh kombinasi obat-obatan dan alkohol.

TVRI Siap Tayangkan Piala Dunia 2026: Ini Cara Mudah Mengakses Siaran Langsung dari Rumah

Respons Perwakilan dan Kondisi Emosional

Perwakilan Britney Spears angkat bicara terkait penangkapan ini. Dalam pernyataan yang dikutip oleh BBC dan People, sang perwakilan mengatakan bahwa Spears “sangat emosional dan menyesal” setelah penangkapannya.

“Ini adalah insiden yang sangat disayangkan dan sama sekali tidak dapat dimaafkan. Britney akan mengambil langkah yang tepat dan mematuhi hukum, dan semoga ini bisa menjadi langkah pertama menuju perubahan yang sudah lama tertunda dalam hidupnya. Kami berharap ia bisa mendapatkan bantuan dan dukungan yang dibutuhkan selama masa sulit ini,” ujar perwakilan tersebut dikutip People, Kamis (5/3/2026).

Perwakilan juga menambahkan bahwa kedua putra Spears, Sean Preston Federline (20) dan Jayden James Federline (19), akan menghabiskan waktu bersamanya, dan orang-orang terdekatnya akan menyusun rencana yang diperlukan untuk mendukung kesejahteraannya.

Penyelidikan Lebih Lanjut

Prof Jiang yang Sering Ditonton Dian Sastro Kembali Bersuara: AS tak Bakal Menang Lawan Iran, Dunia Berubah Selamanya

Media hiburan TMZ melaporkan bahwa petugas menemukan zat tak dikenal di dalam mobil Spears yang saat ini tengah menjalani pengujian laboratorium untuk memastikan apakah mengandung unsur narkotika. Jika terbukti bersalah, Spears berpotensi menghadapi hukuman penjara dan denda administratif yang bisa mencapai lebih dari US$1.000 (sekitar Rp15,7 juta).

Menariknya, di tengah hiruk-pikuk berita penangkapan ini, Spears juga menghapus akun Instagram-nya.

Kilas Balik Perjalanan Hidup yang Penuh Gejolak

Penangkapan ini menjadi babak baru dalam perjalanan hidup Spears yang penuh pasang surut. Selama 13 tahun hingga 2021, ia berada di bawah konservatoriโ€”sebuah perwalian hukum yang mengontrol keuangan dan kehidupan pribadinya oleh sang ayah. Konservatori tersebut resmi diakhiri oleh hakim pengadilan Los Angeles County pada November 2021 setelah gerakan #FreeBritney mendapat sorotan publik luas.

Bulan lalu, Spears juga dikabarkan telah menjual katalog musiknya, meskipun jumlah pembayaran yang diterimanya tidak diungkapkan ke publik. Dalam beberapa bulan terakhir, ia juga cukup vokal mengenai perlakuan yang ia rasakan dari keluarganya melalui unggahan media sosial.

Pilu! Kakak Umur 12 Tahun Tinggalkan Adik Bayi di Gerobak Nasi Uduk, Ibu Meninggal Saat Melahirkan

Spears, yang melambungkan namanya lewat hits seperti “โ€ฆBaby One More Time,” “Oops!โ€ฆ I Did It Again,” dan “Toxic,” menerbitkan memoar larisnya berjudul “The Woman in Me” pada 2023, di mana ia merefleksikan kariernya dan detail perjuangannya di bawah konservatori.

Kasus ini menambah daftar panjang polemik yang dihadapi sang diva, yang sebelumnya juga sempat terlibat masalah hukum pada 2007 terkait kasus hit-and-run.

(Sumber: People)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *