JEDADULU.COM — Harapan publik Indonesia untuk melihat Mario Suryo Aji membawa pulang poin dari Moto2 GP Amerika Serikat 2026 pupus di tikungan akhir. Pembalap muda andalan Idemitsu Honda Team Asia itu terjatuh saat balapan tinggal menyisakan dua lap di Circuit of the Americas (COTA), Austin, Texas, Amerika Serikat, Minggu (29/3/2026) waktu setempat.
Padahal, peluang finis di zona poin sudah di depan mata. Mario saat itu berada di posisi ke-15โbatas akhir peraih poin dalam sistem klasemen Fรฉdรฉration Internationale de Motocyclisme (FIM). Namun satu kesalahan kecil membuat semuanya berubah.
โBalapan sebenarnya cukup baik, baik sebelum red flag maupun setelah restart. Tapi saya membuat kesalahan dan itu sepenuhnya tanggung jawab saya,โ ujar Mario dikutip dari laman resmi tim, Senin (30/3/2026).
Balapan di Austin memang berlangsung dramatis. Insiden di lap pertama memicu red flag dan membuat lomba harus diulang. Dalam situasi kacau itu, Mario tampil kompetitif dan mampu menjaga ritme di tengah tekanan. Sayangnya, konsistensi yang dibangun sejak restart tak bertahan hingga garis akhir.
Pembalap bernomor 64 asal Magetan tersebut mengakui akhir pekan di Amerika tidak berjalan mulus sejak sesi latihan bebas. Ia merasa sudah membuat segalanya lebih sulit sejak hari pertama, yang berdampak pada momentum sepanjang seri ketiga musim ini. โSangat membuat frustrasi karena setelah akhir pekan yang sulit, saya masih percaya bisa membawa sesuatu dari balapan ini,โ katanya.
GP Amerika akhirnya dimenangi Senna Agius yang tampil impresif mengalahkan Celestino Vietti, dengan Izan Guevara melengkapi podium. Hasil tersebut sekaligus memperketat persaingan papan tengah klasemen Moto2 2026.
Manajer tim, Hiroshi Aoyama, memastikan tim akan melakukan evaluasi menyeluruh jelang putaran berikutnya di Jerez. Menurutnya, hasil di Austin belum mencerminkan potensi sesungguhnya Mario. โKami harus memahami di mana bisa meningkatkan performa. Potensinya ada,โ tegas Aoyama.
Seri keempat Moto2 2026 akan digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, 27โ29 April 2026 mendatangโlintasan yang secara historis menuntut presisi teknik dan manajemen ban, seperti kerap dibahas dalam analisis resmi MotoGP dan data performa tim pabrikan.
Kini fokus Mario sederhana: reset mental dan bangkit. Ia bertekad membayar kerja keras tim dengan hasil lebih baik di Spanyol.
(Berbagai Sumber)

Komentar