Kasih Sayang
Beranda ยป Berita ยป Main Ponsel Sambil BAB? Hati-hati, Dokter Peringatkan Risiko Serius Duduk di Toilet Lebih dari 15 Menit

Main Ponsel Sambil BAB? Hati-hati, Dokter Peringatkan Risiko Serius Duduk di Toilet Lebih dari 15 Menit

Menghabiskan waktu lebih dari 15 menit saat buang air besar (BAB) setiap hari dapat secara signifikan memicu risiko wasir atau ambeien.
Menghabiskan waktu lebih dari 15 menit saat buang air besar (BAB) setiap hari dapat secara signifikan memicu risiko wasir atau ambeien. (Foto: Freepik)

JEDADULU.COM โ€“ Bagi sebagian orang, toilet telah bertransformasi menjadi ruang privat yang nyamanโ€”tempat untuk sejenak lepas dari hiruk-pikuk, lengkap dengan ponsel di tangan. Scroll media sosial, balas surel, atau tonton video pendek seringkali membuat waktu di kamar kecil terasa begitu cepat berlalu.

Namun, tahukah Anda bahwa “ritual” modern yang tampak sepele ini menyimpan ancaman serius bagi kesehatan?

Dr. Manjunath Haridas, seorang ahli bedah kolorektal dan gastrointestinal terkemuka di Manipal Hospital Whitefield, India, mengeluarkan peringatan tegas mengenai kebiasaan ini. Menurutnya, menghabiskan waktu lebih dari 15 menit saat buang air besar (BAB) setiap hari dapat secara signifikan memicu risiko wasir atau ambeien.

“Aktivitas yang tampaknya tidak berbahaya ini dapat meningkatkan risiko wasir serta gangguan pencernaan lainnya jika dilakukan secara teratur,” ujar Dr. Haridas, seperti dikutip dari Hindustan Times, Kamis (14/5/2026).

Penjelasan medis di balik fenomena ini cukup sederhana namun krusial. Saat seseorang duduk terlalu lama di kloset, gravitasi memberikan tekanan tambahan yang terus-menerus pada pembuluh darah vena di sekitar area rektum dan anus. Tekanan inilah yang menjadi biang keladi pembengkakan pembuluh darah, yang kemudian berkembang menjadi wasir.

Bukan Salah Bantal! Ini “Ritual 10 Detik” Sebelum Bangun Tidur Biar Punggung tak Menjerit Sepanjang Hari

“Seiring waktu, tekanan ini menyebabkan pembuluh darah membengkak, yang mengakibatkan wasir yang menyakitkan disertai gatal dan pendarahan saat buang air besar,” papar Dr. Haridas.

Menariknya, sang dokter juga menyoroti bahwa teknologi toilet modern justru bisa memperburuk keadaan. Penggunaan kloset duduk model Barat, menurutnya, menciptakan postur yang kurang alami dibandingkan posisi jongkok. Posisi duduk tegak ini secara anatomis meningkatkan tekanan intra-abdominal pada area rektum. Ketika postur “tidak ramah” ini dikombinasikan dengan durasi yang berlebihan akibat distraksi ponsel, jadilah sebuah resep sempurna untuk masalah pencernaan kronis.

Lebih jauh, Dr. Haridas juga membantah anggapan umum bahwa duduk lebih lama dapat membantu mengosongkan usus saat sembelit. Yang terjadi justru sebaliknya. Mengejan secara paksa dan berlarut-larut justru melemahkan otot-otot dasar panggul dan mengganggu fungsi usus normal. Bahkan, dalam kasus yang lebih parah, kebiasaan ini membuka kemungkinan terjadinya fisura anus (robekan kecil pada lapisan anus) hingga prolaps rektum, di mana bagian usus besar keluar dari posisi semestinya.

Lantas, apa solusinya? Nasihat pertama dari Dr. Haridas sangat jelas dan tegas: tinggalkan ponsel Anda di luar kamar mandi. Dengan tidak membawa gawai, Anda menghilangkan distraksi utama yang memperpanjang waktu duduk di toilet secara tidak perlu. Toilet seharusnya digunakan sesingkat mungkin sesuai fungsinya.

Selain itu, pencegahan fundamental tetap menjadi kunci. Dr. Haridas menekankan pentingnya trinitas kesehatan pencernaan: pola makan tinggi serat yang bersumber dari buah dan sayur, hidrasi yang cukup dengan minimal dua liter air per hari, serta aktivitas fisik rutin untuk melancarkan metabolisme dan pergerakan usus.

Bukan Dimakan Mentah, Ahli Stanford Ungkap Cara Makan Tomat agar Kulit Awet Muda

Jadi, sebelum Anda kembali menggulir layar ponsel di toilet, ingatlah bahwa sesi “me time” singkat itu mungkin harus dibayar mahal dengan rasa nyeri dan ketidaknyamanan berkepanjangan. Sayangi rektum Anda, batasi waktu duduk di toilet maksimal 10 hingga 15 menit, dan biarkan ponsel menunggu di luar.

(Sumber: Hindustan Times)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tontonan