JEDADULU.COM โ Panggung Met Gala 2026 kembali menjadi saksi aksi mode paling berani sepanjang tahun. Kali ini, sang Ratu Kostum Halloween, Heidi Klum, benar-benar membuat takjub dengan menyamar sebagai ‘patung marmer yang hidup’.
Mengusung tema “Fashion Is Art”, ajang amfibi bergengsi yang digelar di Metropolitan Museum of Art, New York, pada Senin (4/5/2026) malam waktu setempat itu disulap menjadi galeri seni berjalan. Dan Heidi Klum adalah pameran utamanya.
Transformasi Super Sulit Dibedakan
Begitu melangkah di karpet merah, publik dan fotografer nyaris tak percaya bahwa sosok yang bergerak lambat itu adalah manusia. Pasalnya, supermodel berusia 53 tahun tersebut tampil total menyatu dengan busana rancangan desainer langganannya, Mike Marino.
Mengutip laporan The Hollywood Reporter, Senin (4/5/2026), inspirasi kostum ini datang langsung dari mahakarya pahatan klasik dunia, seperti Veiled Christ karya Giuseppe Sammartino dan Veiled Vestal karya Raffaele Monti.
Bukan Batu Sungguhan, Tapiโฆ
Alih-alih memahat batu, Mike Marino menggunakan material inovatif berupa campuran lateks dan spandeks yang dibentuk menyerupai lipatan kain basah nan berat layaknya patung marmer asli.
Hasilnya, busana itu membalut seluruh tubuh Klum hingga menutupi hampir sebagian wajahnya. Ia berjalan pelan, seolah berusaha meniru gerakan statis sebuah arca museum yang tiba-tiba hidup.
“Aku suka mengaburkan batas antara mode dan seni. Malam ini, aku adalah kanvasnya,” begitu kesan yang ingin disampaikan lewat penampilannya.
Ratu Transformasi dari Halloween ke Met Gala
Penampilan ini bukanlah kejutan bagi para penggemar Heidi Klum. Wanita yang juga menjadi pembawa acara Project Runway itu memang dikenal sebagai Ratu Transformasi, terutama dalam pesta Halloween tahunannya.
Tahun lalu, ia sempat menghebohkan dunia dengan kostum Medusa yang penuh prostetik ular. Sebelumnya, ia pernah berubah menjadi E.T., karakter Fiona dari Shrek, hingga tampilan aneh mirip cacing tanah yang viral pada 2022.
Kali ini, targetnya bukan sekadar seram atau lucu, tapi hiperrealisme artistik. Dan hasilnya: ia sukses menjadi patung berjalan paling mewah di dunia.
(Sumber: The Hollywood Reporter)

Komentar