JEDADULU.COM – Pameran otomotif Beijing Auto Show 2026 baru saja mencatatkan rekor fantastis. Bukan dari sisi jumlah pengunjung, melainkan dari transaksi supercar listrik paling eksklusif sepanjang sejarah pameran tersebut.
BYD, raksasa otomotif asal China, secara resmi mengonfirmasi bahwa supercar listrik andalan mereka, Yangwang U9 Xtreme, resmi terjual dengan harga lebih dari 20 juta yuan atau setara dengan Rp47 miliar per unit.
Harga Selangit, Stok Terbatas
Angka tersebut langsung menyita perhatian publik. Bagaimana tidak, dengan harga segitu, konsumen bisa membeli deretan rumah mewah atau beberapa unit supercar Eropa sekaligus.
Namun, ada alasan kuat di balik banderol super mahal ini. General Manager Branding and Public Relations BYD Group, Li Yunfei, menjelaskan bahwa Yangwang U9 Xtreme hanya diproduksi sebanyak 30 unit di seluruh dunia.
“Ini adalah model kendaraan termahal yang terjual dalam ajang otomotif internasional kali ini. Kami tidak memproduksi massal. Ini untuk kolektor dan pecinta teknologi ekstrem,” ujar Li Yunfei dalam siaran CarNewsChina, Kamis (30/4/2026).
Bahkan, CEO BYD, Wang Chuanfu, turun langsung menyerahkan satu unit pertama kepada konsumen di tengah hingar-bingar pameran. Sebuah gestur yang menegaskan betapa istimewanya mobil ini.
Nggak Cuma Mahal, Ini “Binatang” Sirkuit
Meski harganya melambung tinggi, performa Yangwang U9 Xtreme tidak main-main. BYD membekali mobil ini dengan arsitektur listrik 1200V yang sanggup menghasilkan tenaga melebihi 3.000 tenaga kuda.
Angka itu bahkan melebihi gabungan kekuatan dua supercar konvensional sekaligus! Tenaga sebesar itu dikelola oleh sistem suspensi aktif penuh DiSus-X dan komponen pengereman yang diperkuat, memastikan mobil tetap stabil meski dipacu di trek ekstrem.
Bahkan di sirkuit paling menakutkan di dunia, Nürburgring Nordschleife Jerman, Yangwang U9 Xtreme mencatatkan waktu putaran 6 menit 59,157 detik. Catatan ini langsung melambungkannya ke puncak daftar kendaraan listrik produksi tercepat di “Green Hell”.
Di dalam negeri China, mobil ini juga sudah menjelajahi sirkuit Zhuzhou, Zhuhai, Chengdu Tianfu, hingga Shanghai, dan memecahkan rekor di hampir setiap lokasi.
Strategi Eksklusif BYD di Segmen Premium
Yangwang sendiri beroperasi sebagai sub-merek premium BYD yang menyasar segmen low-volume tapi high-price. Strategi ini mirip dengan apa yang dilakukan Toyota melalui Lexus atau Nissan dengan Infiniti, tetapi dengan pendekatan elektrifikasi total.
Data dari China EV DataTracker menunjukkan bahwa pada kuartal pertama 2026, Yangwang membukukan penjualan 945 unit di China. Angka ini naik 80,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (524 unit).
Meski demikian, jika dibandingkan dengan kuartal keempat 2025 yang mencatat 2.248 unit, penjualan Yangwang pada awal tahun ini memang turun 58 persen. Penurunan ini tampaknya wajar mengingat fokus BYD saat ini lebih pada peluncuran edisi terbatas seperti U9 Xtreme ketimbang mengejar volume tinggi.
Dengan hanya 30 unit di dunia dan harga mencapai Rp47 miliar, Yangwang U9 Xtreme bukan lagi sekadar mobil. Ia adalah pernyataan teknologi sekaligus aset koleksi langka dari kebangkitan industri otomotif China di kancah global.
(CarNewsChina)

Komentar