Header Ads

Trik Bagi Orang Tua untuk Bantu Anak Saat Harus Pindah Sekolah

(Bersiap ke sekolah/foto: pixabay)

Perjalanan kami dalam memilih sekolah anak beberapa tahun lalu memberi banyak pelajaran bagi saya pribadi. Ternyata apa yang menurut orang tua baik belum tentu tepat buat anak.

Terlebih bila anaklah yang harus menjalaninya. Begitu pun yang terbaik untuk anak yang satu, belum tentu pas untuk anak yang lain. Silakan baca dulu soal ini, di sini "Mencari Sekolah yang Pas, Ada Kalanya Kita Harus Kompromi dengan Anak." 

Nah saat memulai sekolah baru pun dapat menjadi waktu yang cukup menegangkan bagi seorang anak. Baik itu masa pra-sekolah atau masa transisi dari sekolah dasar ke sekolah menengah, atau pindah sekolah karena sebab satu dan lain hal, akan selalu ada masalah yang bisa ditemukan pada anak.

Transisi seperti ini penting bagi perkembangan anak. Riset dari University College London (UCL) Inggris belum lama ini menunjukkan cara transisi pada anak usia dini dapat berdampak pada kemampuan menghadapi perubahan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Tentu penting untuk memastikan anak-anak tahu apa yang diharapkan, merasa siap, dan memberi banyak dukungan selama proses berlangsung. Kita sebagai orang tua dapat membantu memfasilitasi transisi sekolah anak agar berjalan lancar. Ini beberapa cara atau trik yang dapat dilakukan orang tua, dikutip dari ABC.net, Rabu, 6 Februari 2019.

- Berkunjung ke sekolah baru

Manusia cenderung takut dengan apa yang tidak atau belum diketahui. Itulah sebabnya mengunjungi sekolah baru sebelum waktu belajar adalah cara yang bagus membantu anak merasa lebih tenang tentang masa transisi.

- Libatkan anak sebanyak mungkin


Melibatkan anak secara aktif dalam persiapan memulai atau berganti sekolah akan membantu mereka merasa seolah-olah memiliki pendapat dalam masalah ini. Hal itu juga dapat membantu membangun antisipasi. Misalnya, ketika orang tua perlu memilih di antara beberapa sekolah yang berbeda, coba mempersempit yang terbaik. Kemudian mendiskusikan opsi dengan anak untuk melihat apakah mereka memiliki preferensi untuk sekolah yang inginkan.

- Bantu anak tetap berhubungan dengan teman-teman lama


Kehilangan pertemanan adalah masalah yang penting bagi anak-anak yang pindah dari satu sekolah ke sekolah lain. Penelitian menunjukkan, persahabatan prasekolah penting untuk pengembangan ketrampilan sosial dan emosional dan mereka dapat meningkatkan perasaan memiliki sekaligus mengurangi stres. Orang tua juga dapat mendiskusikan tentang membuat pertemanan baru. Namun, ini tak berarti sang anak harus memilih antara teman lama dan teman baru. Penting meyakinkan anak berganti sekolah tidak berarti kehilangan teman yang baik.

- Berbicara positif tentang perubahan


Anak-anak cenderung mengambil sikap orang tua terhadap suatu situasi. Kalau orang tua merasa cemas tentang transisi sekolah, anak mungkin mulai mencerminkan emosi itu. Ketika sudah melihat gelagat tersebut, cobalah membahas itu dengan aura positif.

- Pahami dan diskusikan keprihatinan anak


Jika anak memiliki pertanyaan atau masalah, jangan menepisnya dengan jawaban, "Jangan khawatir, itu akan baik-baik saja." Penting untuk mengakui kekhawatiran sang anak. Setelah tahu apa yang anak cemaskan, orang tua dapat meluangkan waktu memeriksa detailnya. Coba diskusikan bagaimana anak akan sampai ke dan dari sekolah atau menjelaskan seperti apa jadwal baru nantinya.

(Dinar K Dewi)

No comments