Kasih Sayang
Beranda ยป Berita ยป Bahaya, Kurma Glowing Ternyata Dilapisi Sirup Glukosa, Begini Ciri-cirinya Jangan Sampai Salah Beli!

Bahaya, Kurma Glowing Ternyata Dilapisi Sirup Glukosa, Begini Ciri-cirinya Jangan Sampai Salah Beli!

kurma
Praktik pelapisan kurma dengan sirup glukosa memang lazim dilakukan, antara lain untuk memperpanjang masa simpan dan meningkatkan daya tarik visual. (Foto: Freepik)

JEDADULU.COM โ€“ Ramadan telah tiba, dan kurma menjadi primadona takjil di setiap rumah. Namun, di balik tampilannya yang mengilap dan menggoda, ada ancaman kesehatan yang mengintai.

Baru-baru ini media sosial X dihebohkan dengan unggahan soal kurma kemasan yang ternyata mengandung sirup glukosa, sementara label terjemahan berbahasa Indonesianya hanya mencantumkan “kurma”.

Pakar Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Nuri Andarwulan, pada Kamis (26/2/2026) mengonfirmasi bahwa praktik pelapisan kurma dengan sirup glukosa memang lazim dilakukan, antara lain untuk memperpanjang masa simpan dan meningkatkan daya tarik visual.

Namun, konsumen perlu waspada karena kurma jenis ini memiliki kandungan gula lebih tinggi dan bisa memicu lonjakan gula darah jika dikonsumsi berlebihan.

Ciri-Ciri Kurma Mengandung Sirup Glukosa

Jangan Sampai Salah, Kurang atau Kebanyakan Minum Ternyata Sama-sama Bisa Bunuh Kamu Pelan-Pelan!

Agar tidak tertipu, kenali perbedaan kurma asli dengan kurma yang sudah dilapisi sirup glukosa berikut ini:

CiriKurma AsliKurma + Sirup Glukosa
PenampakanPermukaan kusam, sedikit keriput alamiSangat mengkilap, tampak basah atau seperti dioles minyak
TeksturKenyal, berserat, tidak lengket berlebihanSangat lengket, meninggalkan residu di tangan
RasaManis legit alami, lembut di lidahManis sangat tajam, seperti makan manisan buah
Tes SemutSemut butuh waktu meresponsSemut sangat cepat mengerubungi karena lapisan gula di permukaan
Tes BekuTetap soft setelah semalaman di freezerMengeras dan membeku setelah di freezer
BobotNormal sesuai jenisLebih berat karena menyerap cairan gula

Batas Aman Konsumsi

Dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH, spesialis penyakit dalam, mengatakan kurma berlapis sirup glukosa secara umum masih aman dikonsumsi oleh orang sehat, asalkan dalam batas wajar. Ia merekomendasikan konsumsi 3 butir atau lebih tergantung jenis kurma, namun jika rasanya sangat manis sebaiknya dibatasi.

Pakar IPB Nuri Andarwulan menyarankan porsi kurma yang wajar saat berbuka adalah sekitar 1-3 butir atau setara 5-20 gram. Khusus bagi penderita diabetes, konsumsi perlu lebih dibatasi, dan satu butir kurma dinilai sudah cukup.

Tips Belanja Kurma Aman

Ngeri, Hidup dengan Orang Toxic Bikin Cepat Tua, Apalagi Kalau dari Keluarga Sendiri!

  1. Baca label komposisi โ€“ Jika tertulis “glucose” atau “syrup”, sebaiknya hindari.
  2. Beli di penjual terpercaya โ€“ Dr Aru menyarankan membeli di tempat penjualan kurma yang terpercaya.
  3. Pilih jenis premium โ€“ Kurma Sukari, Medjool, dan Ajwa umumnya memiliki rasa manis alami tanpa manipulasi.
  4. Simpan di kulkas โ€“ Untuk jenis kurma basah seperti Sukari, simpan di wadah kedap udara dalam kulkas agar tetap segar.

Jangan sampai tergiur tampilan “glowing” yang memikat. Pastikan kurma di meja berbuka benar-benar sehat untuk keluarga!

(Sumber: detik.com)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *