JEDADULU.COM โ Ramadan telah tiba, dan kurma menjadi primadona takjil di setiap rumah. Namun, di balik tampilannya yang mengilap dan menggoda, ada ancaman kesehatan yang mengintai.
Baru-baru ini media sosial X dihebohkan dengan unggahan soal kurma kemasan yang ternyata mengandung sirup glukosa, sementara label terjemahan berbahasa Indonesianya hanya mencantumkan “kurma”.
Pakar Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Nuri Andarwulan, pada Kamis (26/2/2026) mengonfirmasi bahwa praktik pelapisan kurma dengan sirup glukosa memang lazim dilakukan, antara lain untuk memperpanjang masa simpan dan meningkatkan daya tarik visual.
Namun, konsumen perlu waspada karena kurma jenis ini memiliki kandungan gula lebih tinggi dan bisa memicu lonjakan gula darah jika dikonsumsi berlebihan.
Ciri-Ciri Kurma Mengandung Sirup Glukosa
Agar tidak tertipu, kenali perbedaan kurma asli dengan kurma yang sudah dilapisi sirup glukosa berikut ini:
| Ciri | Kurma Asli | Kurma + Sirup Glukosa |
|---|---|---|
| Penampakan | Permukaan kusam, sedikit keriput alami | Sangat mengkilap, tampak basah atau seperti dioles minyak |
| Tekstur | Kenyal, berserat, tidak lengket berlebihan | Sangat lengket, meninggalkan residu di tangan |
| Rasa | Manis legit alami, lembut di lidah | Manis sangat tajam, seperti makan manisan buah |
| Tes Semut | Semut butuh waktu merespons | Semut sangat cepat mengerubungi karena lapisan gula di permukaan |
| Tes Beku | Tetap soft setelah semalaman di freezer | Mengeras dan membeku setelah di freezer |
| Bobot | Normal sesuai jenis | Lebih berat karena menyerap cairan gula |
Batas Aman Konsumsi
Dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH, spesialis penyakit dalam, mengatakan kurma berlapis sirup glukosa secara umum masih aman dikonsumsi oleh orang sehat, asalkan dalam batas wajar. Ia merekomendasikan konsumsi 3 butir atau lebih tergantung jenis kurma, namun jika rasanya sangat manis sebaiknya dibatasi.
Pakar IPB Nuri Andarwulan menyarankan porsi kurma yang wajar saat berbuka adalah sekitar 1-3 butir atau setara 5-20 gram. Khusus bagi penderita diabetes, konsumsi perlu lebih dibatasi, dan satu butir kurma dinilai sudah cukup.
Tips Belanja Kurma Aman
- Baca label komposisi โ Jika tertulis “glucose” atau “syrup”, sebaiknya hindari.
- Beli di penjual terpercaya โ Dr Aru menyarankan membeli di tempat penjualan kurma yang terpercaya.
- Pilih jenis premium โ Kurma Sukari, Medjool, dan Ajwa umumnya memiliki rasa manis alami tanpa manipulasi.
- Simpan di kulkas โ Untuk jenis kurma basah seperti Sukari, simpan di wadah kedap udara dalam kulkas agar tetap segar.
Jangan sampai tergiur tampilan “glowing” yang memikat. Pastikan kurma di meja berbuka benar-benar sehat untuk keluarga!
(Sumber: detik.com)

Komentar