Kasih Sayang
Beranda ยป Berita ยป 10 Tips Jitu Jaga Kebugaran Saat Puasa: Dari Latihan Ringan hingga Strategi Sahur Anti Lemas

10 Tips Jitu Jaga Kebugaran Saat Puasa: Dari Latihan Ringan hingga Strategi Sahur Anti Lemas

Puasa bukan alasan untuk berhenti bergerak. Justru, menjaga tubuh tetap aktif selama Ramadan penting agar kebugaran tidak menurun drastis.
Puasa bukan alasan untuk berhenti bergerak. Justru, menjaga tubuh tetap aktif selama Ramadan penting agar kebugaran tidak menurun drastis. (Foto: Pixabay)

JEDADULU.COM — Bulan Ramadan telah tiba, dan bagi sebagian orang, tantangan terbesar bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga tubuh tetap bugar untuk beraktivitas. Agar ibadah puasa tetap lancar dan tubuh tidak mudah lemas, pengaturan diet dan pola latihan fisik menjadi kunci utama.

Kepala Personal Training di Virgin Active, Gok Yesodharan, pada Kamis (26/2/2026) membagikan panduan lengkap menjaga kebugaran selama bulan puasa tanpa harus memaksakan diri. Berikut 10 tips yang bisa kamu praktikkan.

10 Tips Menjaga Kebugaran Selama Puasa

NoTipsPenjelasan Singkat
1Fokus Menjaga, Bukan MeningkatkanLatihan ditujukan untuk mempertahankan kondisi, bukan menambah intensitas. Pilih latihan beban intensitas rendah hingga sedang atau kardio LISS (jalan cepat) .
2Perhatikan Waktu LatihanWaktu terbaik adalah 90 menit sebelum berbuka, 1-2 jam setelah berbuka, atau sebelum sahur. Ini agar tubuh segera mendapat asupan nutrisi setelah latihan .
3Hindari Latihan Intensitas TinggiHIIT dan latihan plyometrik berat sebaiknya dihindari karena membebani sistem saraf pusat dan memicu kehilangan cairan berlebihan .
4Rencanakan Menu BerbukaKonsumsi karbohidrat cepat serap seperti kurma dan air saat berbuka, lalu lanjutkan dengan protein tinggi dan karbohidrat kompleks (ayam panggang, ubi jalar) .
5Strategi Sahur Tahan LamaFokus pada sumber energi lambat dan lemak sehat, seperti oatmeal dengan kacang-kacangan, biji-bijian, dan yogurt Yunani .
6Atur Asupan ProteinBagi asupan protein secara merata saat berbuka dan sahur untuk mencegah katabolisme otot. Latihan beban ringan konsisten akan membantu mempertahankan massa otot .
7Hindari SaunaSauna sangat berisiko menyebabkan dehidrasi berat. Jika ingin terapi kontras, lakukan di luar jam puasa agar bisa langsung rehidrasi .
8Pastikan Hidrasi EfektifJangan minum air dalam jumlah besar sekaligus. Tambahkan sedikit garam laut atau tablet elektrolit ke dalam air. Hindari kafein karena bersifat diuretik .
9Jaga Kesehatan MentalTidur berkualitas, mengurangi intensitas latihan, dan konsumsi makanan bergizi seimbang penting untuk menjaga suasana hati tetap stabil .
10Dengarkan Sinyal TubuhHentikan olahraga jika merasa pusing berat, jantung berdebar kencang tak kunjung reda, kram, mual, atau keluar keringat dingin .

Tips Tambahan dari Pakar

Gok menekankan bahwa waktu antara berbuka dan sahur adalah zona pemulihan yang paling penting.

Bahaya, Dokter Sebut 3 Sayuran Ini Jangan Pernah Dimakan Mentah, Bisa Sebabkan Infeksi Otak!

“Jika Anda fokus berbuka dengan makanan padat nutrisi dan energi yang dilepas perlahan, bukan makanan yang menyebabkan lonjakan gula darah lalu turun drastis, suasana hati akan lebih stabil dan tubuh terasa lebih kuat,” ujar Gok.

Mengatur pola tidur juga tak kalah vital. Karena Ramadan sering memecah pola tidur, usahakan tidur dalam beberapa sesi pendek (solifasik). Tidur siang 20-30 menit dapat secara signifikan meningkatkan fungsi kognitif dan kesiapan fisik untuk latihan di malam hari.

Dengan mengikuti tips ini, siapa saja bisa menjalani ibadah puasa dengan tubuh yang tetap prima dan bugar. Selamat menjalankan ibadah puasa!

(Siaran Pers)

Jangan Asal Paksa, Begini Cara Aman Penuhi Gizi Anak yang Baru Belajar Puasa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *