Kasih Sayang
Beranda ยป Berita ยป Bangun Pagi Langsung Mood Booster: Ini Dia 5 Kebiasaan Sederhana yang Bikin Mental Sehat

Bangun Pagi Langsung Mood Booster: Ini Dia 5 Kebiasaan Sederhana yang Bikin Mental Sehat

bangum pagi lihat pemandangan alam
Cara kita memulai pagi itu bukan cuma soal fisik, tapi juga investasi buat kesehatan mental sepanjang hari. (Foto: Pixabay)

JEDADULU.COM โ€“ Pernah nggak sih, bangun tidur tapi rasanya udah lelah duluan? Atau seharian berasa bad mood tanpa sebab yang jelas? Bisa jadi, bukan nasib yang salah, tapi kebiasaan pagi kamu.

Dr. Daniel Gregory Amen, psikiater dengan pengalaman 22 tahun, blak-blakan soal ini. Katanya, cara kita memulai pagi itu bukan cuma soal fisik, tapi juga investasi buat kesehatan mental sepanjang hari.

“Bangun pola pikir. Pergilah ke luar rumah, kecuali jika cuaca sangat dingin, dan dapatkan sinar matahari. Lakukan jalan kaki singkat. Minum segelas besar air,” ujar Dr Amen seperti dikutip dari Hindustan Times, Selasa (3/3/2026).

Nah, penasaran apa aja kebiasaan kecil yang bisa bikin mental sehat? Jedadulu.com udah rangkum buat kamu!

5 Kebiasaan Pagi yang Wajib Kamu Coba

Alarm Pagi dan Layar Malam: Krisis Tidur Remaja Kian Nyata, Bagaimana dengan di Indonesia?

Biar nggak bingung, ini dia poin-poin penting dari psikiater yang udah malang melintang 22 tahun di dunia kesehatan mental:

KebiasaanManfaat UtamaCara Melakukannya
โ˜€๏ธ Berjemur & Gerak RinganMengatur ritme sirkadian, meningkatkan serotoninJalan kaki 10-15 menit di bawah sinar matahari pagi
๐Ÿ’ง Minum Air PutihRehidrasi otak, hilangkan “kabut otak”Segelas besar air putih (bisa ditambah perasan lemon)
๐Ÿฅš Sarapan Tinggi ProteinMenstabilkan gula darah, sumber fokusTelur, protein shake, atau yogurt Yunani
๐Ÿง˜ Meditasi & Rasa SyukurMenurunkan stres, melatih kestabilan emosi5 menit duduk hening atau tulis 3 hal yang disyukuri
๐Ÿง  Cek Kesehatan OtakMembangun kebiasaan mindful sepanjang hariTanya diri sendiri: “Apakah ini baik atau buruk untuk otakku?”
  1. Sapa Matahari, Usir Malas

Jangan cuma lewat. Keluar rumah dan rasakan hangatnya sinar matahari pagi. Menurut Le Zhou, peneliti saraf dari McGill University, paparan cahaya pagi membantu menyelaraskan jam biologis tubuh yang berdampak besar pada kesehatan mental dan fisik.

Sinar matahari juga merangsang produksi serotonin, hormon yang bikin kita merasa bahagia dan tenang . Kombinasikan dengan jalan kaki ringan, maka metabolisme tubuh juga ikut terpacu.

  1. Hidrasi Itu Wajib, Bukan Opsional

Setelah 7-8 jam tidur, tubuh kita jelas dehidrasi. Ahli biologi manusia Gary Brecka menyebut, kekurangan cairan ringan saja sudah bisa mengganggu suasana hati, perhatian, dan daya ingat.

Studi dari Antara juga membuktikan, minum 500 ml air putih di pagi hari setelah bangun tidur terbukti meningkatkan memori dan suasana hati . Tambahkan setengah buah lemon ke dalam air untuk membantu detoksifikasi tubuh, saran Dr. Amen.

10 Tips Jitu Jaga Kebugaran Saat Puasa: Dari Latihan Ringan hingga Strategi Sahur Anti Lemas

  1. Sarapan Protein, Bukan Sekadar Kenyang

Karbohidrat sederhana bikin gula darah naik-turun drastis, ujung-ujungnya jadi cepat lemas dan bad mood.

“Protein penting untuk fokus, motivasi, dan stabilitas suasana hati. Ini juga mencegah penurunan energi di pertengahan pagi,” jelas Lisa Dreher, MS, RDN, direktur WeNatal Nutrition.

Menu seperti telur, yogurt, atau protein shake jadi pilihan tepat buat mengawali hari.

  1. Meditasi Sejenak, Jernihkan Pikiran

Nggak perlu lama-lama. Cukup lima menit duduk hening, fokus pada napas, atau menulis jurnal rasa syukur.

“Studi pencitraan otak menunjukkan bahwa pola pikir negatif mengubah otak secara negatif, tetapi sebaliknya, berlatih bersyukur secara harfiah membantu otak untuk bersyukur,” ungkap Daniel Amen dalam wawancara terpisah dengan CNN Indonesia.

Bahaya, Dokter Sebut 3 Sayuran Ini Jangan Pernah Dimakan Mentah, Bisa Sebabkan Infeksi Otak!

Latihan ini membantu mengatur respons stres dan meningkatkan kestabilan emosi.

  1. Mindset Sepanjang Hari: “Apakah Ini Baik untuk Otakku?”

Inilah jurus pamungkas dari psikiater 22 tahun. Dr. Amen menyarankan kita untuk selalu memikirkan kesehatan otak sepanjang hari.

“Selalu tanyakan pada diri sendiri, pertanyaan ini: Apakah ini baik untuk otak saya atau buruk untuknya?”

Pertanyaan sederhana ini bisa jadi pengingat buat kita memilih makanan, aktivitas, bahkan respons emosi yang lebih sehat.

(Sumber: Hindustan Time)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *