Selasar Pintar
Beranda ยป Berita ยป Bukan Calon Biasa! Dr. Santi Dwi Astuti, Inovator dengan 34 Paten, Maju Jadi Ketum IKASMANSA

Bukan Calon Biasa! Dr. Santi Dwi Astuti, Inovator dengan 34 Paten, Maju Jadi Ketum IKASMANSA

Dr. Santi Dwi Astuti, S.TP., M.Si., alumni angkatan 1996 yang kini dikenal sebagai akademisi sekaligus inovator di lingkungan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. (Foto: Dok.Pribadi)
Dr. Santi Dwi Astuti, S.TP., M.Si., alumni angkatan 1996 yang kini dikenal sebagai akademisi sekaligus inovator di lingkungan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. (Foto: Dok.Pribadi)

JEDADULU.COM; PURWOKERTO โ€“ Pemilihan ketua umum organisasi alumni biasanya berlangsung biasa saja. Tapi tidak dengan Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Purwokerto (IKASMANSA) kali ini.

Sosok yang maju sebagai kandidat bukanlah sekadar pebisnis sukses atau pensiunan birokrat. Dr. Santi Dwi Astuti, S.TP., M.Si., alumni angkatan 1996, adalah seorang akademisi sekaligus inovator dengan segudang prestasi nasional.

Pemilihan yang dijuluki “Rapat Ageng” ini akan digelar pada 16 Mei 2026 di Aula SMAN 1 Purwokerto, Jawa Tengah.

“Saya bukan sekadar alumni, tetapi bagian dari generasi yang telah ditempa oleh nilai-nilai SMANSA dan kini kembali dengan komitmen untuk memberi,” ujar Dr. Santi dalam pernyataan resminya yang diterima awak media, Sabtu (9/5/2026).

Bukan Sekadar Dosen Biasa

Dr. Santi saat ini tercatat sebagai dosen Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. Namun, di balik status akademiknya, ia menyimpan 114 penghargaan sebagai inovator paling prospektif versi Business Innovator Center (BIC) tahun 2022.

Marcelino Lefrandt Kagum Lihat Putrinya Bisa Tembus Arsitektur UI tanpa Bantuan Siapa-siapa

Yang paling menonjol, ia adalah pemilik 34 Hak Kekayaan Intelektual (HKI) berupa paten dan hak cipta produk inovasi berbasis komoditas lokal unggulan serta karya buku referensi, semuanya telah terdaftar dan digranted oleh Kemenkumham RI.

Tidak berhenti di situ, Dr Santi juga menjadi konsultan bidang pangan di industri besar seperti PT HDN Jakarta dan PT Pring Sewu Group, serta pendamping UMKM pangan di wilayah Barlingmascakep dan Wonosobo.

Visi “Asah, Asih, Asuh”

Dalam visinya, Dr. Santi ingin mewujudkan IKASMANSA sebagai kekuatan kolektif yang solid, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi almamater, alumni, dan masa depan bersama. Visi ini berlandaskan nilai tradisi Jawa: Asah, Asih, Asuh โ€“ Guyub, Rukun, Bebrayan Selawase.

Lima misi utama yang diusungnya yakni:

  1. Mendukung penguatan akademik dan pembentukan karakter siswa.
  2. Program mentoring dan pelatihan lintas profesi untuk guru.
  3. Pengembangan program beasiswa dan dukungan fasilitas pendidikan.
  4. Pemberdayaan alumni melalui akses informasi, peluang karier, dan jejaring usaha.
  5. Penguatan hubungan alumni dan almamater secara berkelanjutan.

Pengalaman Organisasi yang Mumpuni

Dr. Santi bukan wajah baru di IKASMANSA. Ia sudah menjabat sebagai pengurus IKASMANSA periode 2022-2026. Selain itu, ia juga dipercaya sebagai Wakil Ketua PATPI (Persatuan Ahli Teknologi Pangan Indonesia) Cabang Banyumas, pengurus Forum Proses Termal Indonesia, hingga pengurus Dharma Wanita Persatuan Unsoed.

20 SMA Terbaik Versi UTBK 2025, Rebutan di SPMB 2026: Ada Sekolah Incaranmu?

Sang suami, Dr. Nor Intang Setyo Hermanto, ST., MT. , juga merupakan dosen Teknik Sipil Unsoed. Pasangan ini dikaruniai tiga anak: drg. Agita Khansa PN, dr. Eksava Khalda PN, dan Alvibra Bariq PN.

Juri hingga Pendamping UMKM Bersertifikat

Yang membuat sosok ini unik adalah keberagamannya. Dr Santi tidak hanya berkutat di laboratorium. Ia menjadi juri LPDP Business Competition 2023-2024, juri Kompetisi Bisnis UKM digital Kemenkominfo (2020-2021), juri KRENOVA Banyumas (2021-2023), bahkan juri Festival Film Purbalingga 2024.

Ia juga memegang sederet sertifikasi nasional: Peneliti Terapan Internasional tersertifikasi BNSP, Pendamping UMKM Bersertifikat BNSP, Pendamping Pengembang Digital Marketing Bersertifikat BNSP, hingga Pendamping dan Penyelia Halal Bersertifikat.

“Membawa satu kekuatan utama: untuk menghubungkan potensi menjadi kolaborasi, dan kolaborasi menjadi dampak nyata,” kata Dr Santi menegaskan.

“2026 Saatnya 1996”

Di tahun 2026, genap 30 tahun sudah angkatan 96 meninggalkan SMANSA. Tagar yang diusung pun menggema: “2026 saatnya 1996”.

Wow! 10 SMA Negeri Ini Cetak Rekor di SNBP 2026, Ada Satu Sekolah Loloskan 105 Siswa ke PTN Top

Bukan tentang satu angkatan, tetapi tentang menghadirkan kepemimpinan yang matang, teruji, dan siap bekerja bersama. Apakah Dr. Santi Dwi Astuti akan terpilih? Jawabannya akan diketahui pada 16 Mei 2026 mendatang.

(Siaran Pers)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tontonan