Kasih Sayang
Beranda ยป Berita ยป Kulit Keriput di Usia 20-an? Ini Ancaman Gaya Hidup Modern yang Diabaikan Anak Muda

Kulit Keriput di Usia 20-an? Ini Ancaman Gaya Hidup Modern yang Diabaikan Anak Muda

Tanda awal penuaan bisa muncul lebih cepat jika pola hidup tidak dijaga dengan baik. (Foto: Pixabay)
Tanda awal penuaan bisa muncul lebih cepat jika pola hidup tidak dijaga dengan baik. (Foto: Pixabay)

JEDADULU.COM; JAKARTA โ€“ Bayangkan, garis halus di wajah yang biasanya identik dengan ibu-ibu atau mereka yang sudah berumur, kini mulai menghantui generasi muda. Ya, penuaan dini tidak lagi menunggu usia 40 atau 50 tahun. Anak muda zaman sekarang, bahkan yang masih berusia 20-an, mulai menunjukkan tanda-tanda kerutan di wajah mereka.

Penyebabnya bukanlah faktor keturunan semata, melainkan kebiasaan sehari-hari yang kerap dianggap sepele. Sebuah peringatan keras datang dari dr. Dewita Kamaruddin, BMedSc (Hons.), seorang dokter dan ahli estetika yang menyebut bahwa gaya hidup modern telah menjadi “bom waktu” bagi kesehatan kulit generasi milenial dan Gen Z.

Garis Senyum Hingga Jawline Kendur, Ini Tandanya

Dalam konferensi pers Facial Harmony 2.0 yang digelar di Jakarta, Rabu (22/4/2026), dr. Dewita membeberkan fakta mengejutkan. Menurutnya, tanda-tanda awal penuaan atau aging kini bisa terlihat lebih cepat.

“Tanda-tanda awal aging adalah garis ekspresi yang fine, yang tipis-tipis dulu, lalu mulailah ada garis senyum. Ketika tidak olahraga, makannya juga sembarangan, mulailah terjadi pada kulit-kulitnya, jawline-nya tidak tegas,” ujar dr. Dewita di hadapan awak media.

Dewita menjelaskan bahwa garis senyum atau smile line sejatinya adalah bagian normal dari struktur wajah manusia. Namun, kombinasi antara faktor penuaan alami, penurunan berat badan secara drastis, hingga perubahan jaringan kulit bisa membuat garis tersebut terlihat jauh lebih menonjol dan mengganggu penampilan.

Kurangi Waktu Anak Bermain Gadget, Ini 5 Aktivitas Penggantinya

Vape, Makanan Sembarangan, dan Malas Gerak Jadi Biang Kerok

Lantas, apa saja biang kerok yang mempercepat datangnya kerutan di usia muda? dr. Dewita dengan tegas menyebut tiga musuh utama anak muda zaman sekarang: kurang olahraga, konsumsi makanan tidak sehat, serta penggunaan vape atau rokok elektrik.

Kebiasaan malas bergerak membuat sirkulasi darah dan metabolisme kulit terganggu. Makanan sembarangan yang tinggi gula dan lemak jenuh memicu peradangan dalam tubuh yang merusak kolagen. Sementara itu, vape yang selama ini dianggap lebih aman dari rokok konvensional ternyata juga menyumbang racun yang membuat kulit menjadi kusam dan kehilangan elastisitasnya.

“Kombinasi dari kebiasaan-kebiasaan inilah yang mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan seperti kulit kusam dan kerutan halus di usia muda,” tegas sang ahli estetika.

Peringatan untuk Generasi Muda

Dokter Dewita mengingatkan bahwa penampilan fisik adalah cerminan dari apa yang kita konsumsi dan lakukan sehari-hari. Tanpa perubahan gaya hidup, masalah penuaan dini tidak hanya akan mengganggu kepercayaan diri, tetapi juga sulit diperbaiki tanpa intervensi medis yang mahal.

“Jangan tunggu sampai jawline Anda hilang atau garis senyum Anda terlalu dalam. Mulailah bergerak, perbaiki pola makan, dan tinggalkan vape sekarang juga,” pesannya.

Bukan Cuma Pusing, Psikolog UI Sebut 7 Gejala Stres Halus Ini Sering Dianggap Sepele!

Bagi anak muda yang ingin tetap tampak segar dan awet muda, dr. Dewita menekankan bahwa tidak ada jalan pintas selain disiplin menjaga gaya hidup sehat. Karena pada akhirnya, kulit yang sehat adalah investasi jangka panjang yang tidak bisa digantikan oleh produk perawatan apa pun.

(Sumber: Antara News)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *