Menu
Jedadulu

Hal-Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Puasa Ramadhan

Puasa/Ilustrasi (Pixabay)
 

Menjelang bulan suci Ramadhan, fokus pada berkah spiritual di bulan kesembilan Hijriyah ini harus menjadi prioritas pertama bagi yang menjalankan puasa. 

Anda akan meningkatkan peluang menghindari gejala sakit yang tak terhindarkan yang datang dengan penurunan asupan makanan secara signifikan termasuk sakit kepala, migrain, dan sakit perut jika membuat perubahan kecil dari sekarang. 

Berikut beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum mulai berpuasa seperti dilansir dari About Muslim, Rabu, 31 Maret 2021. 

1. Tidur lebih awal 

2. Kurangi makanan 

3. Mulai kurangi kafein 

4. Perbanyak sayur dan buah 

5. Rutin berolahraga ringan

Puasa/Ilustrasi (Pixabay)   M enjelang bulan suci Ramadhan, fokus pada berkah spiritual di bulan kesembilan Hijriyah ini harus menjadi prio...
Menulis Indonesia 31 Mar 2021
Jedadulu

Kopi Lombok, Kenikmatan, Keindahan, dan Kecantikan

 

Kopi (Pixabay)



Meminum kopi selama ini dipercaya banyak orang bisa membantu meningkatkan energi untuk beraktivitas. Selain itu, riset yang dilakukan ilmuwan dari Jerman membuktikan meminum kopi dalam jumlah wajar bisa membantu menjaga kesehatan jantung.

Tak hanya dari sisi kesehatan, berdasarkan keterangan berbagai sumber, kopi ternyata juga bermanfaat untuk menjaga atau memelihara kecantikan. Ilmuwan dari American Chemical Society, belum lama ini menyatakan, kopi juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit. Manfaat ini didapatkan dari kandungan antioksidan kopi yang tinggi. Manfaat kopi untuk kesehatan kulit bisa didapatkan dengan menggunakannya secara topikal, seperti dijadikan sebagai masker atau scrub.

Kandungan kafein dalam kopi ternyata dapat membantu mengurangi munculnya selulit pada kulit. Pasalnya, kafein membantu melebarkan pembuluh darah di bawah kulit dan meningkatkan aliran darah secara keseluruhan sehingga akhirnya mengurangi tampilan selulit. Untuk mendapatkan manfaat ini, kopi harus dijadikan sebagai scrub.

Mengoleskan kopi secara langsung ke kulit juga bisa mencegah penuaan. Tanda-tanda penuaan biasanya terlihat dengan munculnya bintik matahari, kemerahan, dan garis-garis halus di wajah.

Kopi juga kaya vitamin B3 karena adanya pemecahan senyawa kunci yang disebut trigonelline. Triginellin bisa terurai menjadi niacin setelah biji kopi dipanggang. Riset dari Skin Cancer Foundation juga menyatakan, niacin membantu mencegah kanker kulit non-melanoma.

Kafein dalam kopi yang membantu melebarkan pembuluh darah juga bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan lingkaran hitam di bawah mata. Untuk menggunakannya, bisa mencampurkan setengah sendok kopi dengan minyak zaitun plus tambahan sedikit air.

Beragam manfaat tersebut membuat kopi hingga saat ini menjadi salah satu komoditas yang paling dicari dan tren di dunia. Untungnya, Indonesia termasuk negara yang kaya kopi. Kopi Java, Kopi Toraja, Kopi Gayo, Kopi Wamena, Kopi Kintamani, Kopi Sidikalang, Kopi Lanang, dan Kopi Sumatera adalah contoh deretan kopi-kopi khas Indonesia yang sudah mendunia. Beberapa tahun terakhir, Kopi Lombok, asal Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, juga mulai diminati khalayak.

Pulau Lombok memang tak hanya terkenal oleh keindahan alamnya yang sudah mendunia. Hal lain yang bisa ditemukan ketika berwisata di Lombok adalah kopi. Seperti keindahan alamnya, sejumlah merek kopi dari Lombok bahkan sudah mendunia.

Wajar bila banyak pengusaha kopi yang berasal dari Lombok. Salah satunya adalah Nurul Inayati yang berasal dari Kota Mataram, Lombok. Kami berjumpa Nurul pada akhir 2018 lalu seusai gempa mengguncang kawasan itu.

Nurul sudah memulai usahanya sejak tahun 2005. Awalnya, dia menjual buah-buahan dan sayuran. Tetapi produk yang dia jual sering rusak. Akhirnya dia beralih ke kopi yang lebih awet.

Nurul membeli kopi langsung dari petani-petani lokal yang ada di Lombok. Ada kopi robusta, arabica, dan juga kopi luwak. Pemasarannya, ia mengandalkan beberapa kenalannya saat bekerja di hotel dahulu. Beberapa dia kirim juga ke kenalannya di luar negeri. Hingga kini, kopi asli Lombok yang dijual Nurul sudah tersebar ke mancanegara mulai dari Jerman, Cina, Malaysia, Singapura, Uni Emirat Arab, dan Taiwan.

Menurut Nurul, untuk kopi jenis robusta pasarannya di Indonesia lebih gampang, sedangkan untuk kelas komoditas ekspor biasanya pelanggan membeli dengan cita rasa wine dan luwak kopi. Kedua jenis kopi tersebut memiliki cita rasa berbeda dari kopi lainnya, seperti robusta dan arabica, sehingga peminatnya cukup banyak. Seluruh dunia memang sudah mengetahui kopi Indonesia terkenal dengan luwak. Sehingga harganya memang cukup mahal untuk dijual keluar negeri. Selain itu, keistimewaan dari kopi yang diolahnya ini yakni mulai dari biji kopi hingga menjadi kopi, pengolahannya dilakukan sendiri dengan biji kopi pilihan.

Meski kian terkenal di mancanegara, Nurul mengajak para petani kopi setempat untuk memperbaiki kualitas kopi pascapanen. Pasalnya, kualitas pascapanen kopi Lombok belum sempurna. Ada masukan dari pengusaha asing yang menyebut kopi robusta Lombok memang memiliki kualitas terbaik. Tapi, yang menjadi evaluasi adalah pascapanen. Kopi Aceh, misalnya, tetap utuh putih bersih. Beda dengan kopi Lombok, mulai dari proses pengeringan hingga penumbukan perlu diperbaiki.

Oleh sebab itu, para petani kopi di Lombok masih perlu memerhatikan pembibitan, pemeliharaan, pemanenan biji kopi, hingga pascapanen. Memang, saran dia, perlu terus ada edukasi kepada para petani dan pelaku usaha dari berbagai sisi, termasuk dalam menghasilkan bulir kopi yang matang pohon dan utuh. Nurul juga berharap ada pendampingan kepada pelaku usaha kopi, mulai dari proses pengemasan, pembuatan merek, hingga pemasaran. 


Visi Ekonomi Lestari


 

 

(Dinar K Dewi)

  Kopi (Pixabay) M eminum kopi selama ini dipercaya banyak orang bisa membantu meningkatkan energi untuk beraktivitas. Selain itu, riset yan...
Menulis Indonesia 7 Mar 2021
Jedadulu

Saat Jogging, Sebaiknya Tetap Pakai Masker, Ini Alasannya

Jogging (pixabay).
 
Para penikmat jogging atau lari laun sebaiknya tetap memakai masker saat berolahraga di tengah pandemi Covid-19. Ini lantaran berlari melewati orang sambil bernapas dengan berat dapat menimbulkan risiko penularan virus corona.

Prof Trish Greenhalgh dari Universitas Oxford, Inggris, menyatakan, tidak diragukan lagi virus itu ada di udara. Tidak ada keraguan bahwa siapa saja dapat tertular jika menghirupnya saat orang lain telah menghembuskan napas.

Seperti dikutip dari BBC pada Sabtu, 6 Maret 2021, Greenhalgh menjelaskan pelari yang sedang berolahraga jogging biasanya bernapas secara terengah-engah. Kondisi ini rentan menularkan Covid-19 kepada orang lain.

Siapa saja bisa merasakan napas yang datang dan terkadang seseorang benar-benar merasakan diri sendiri menghirupnya. Sehingga, tidak diragukan lagi ada bahaya di sana.

Greenhalgh menyebut sekitar 40 persen kasus virus corona terjadi dengan penularan dari orang yang tidak memiliki gejala atau OTG. Jadi ketika terus berlari, disarankan tak berpikir baik-baik saja karena bisa saja keesokan harinya mengalami gejala. Siapa pun benar-benar bisa menghirup virus corona itu dari seseorang.

Sementara itu, Devi Sridhar dari University of Edinburgh, Skotlandia menyatakan, Covid-19 dapat menyebar melalui udara. Hal ini seharusnya penting untuk selalu diingat oleh para penikmat jogging. Saat ini sedang dalam pandemi sehingga Sridhar menyarankan siapa saja yang akan berlari atau bersepeda di area yang sibuk agar tetap mengenakan masker.

(nnn)

Jogging (pixabay).   P ara penikmat jogging atau lari laun sebaiknya tetap memakai masker saat berolahraga di tengah pandemi Covid-19. Ini l...
Menulis Indonesia 6 Mar 2021
Jedadulu

Ini Cara Tingkatkan Kadar Vitamin D untuk Tubuh

Vitamin D (pixabay)
 

Sudah menjadi rahasia umum, vitamin D bisa didapatkan dari sinar matahari. Selain sinar matahari, ada beberapa makanan yang juga mengandung vitamin D.

Ahli gizi dan kebugaran Munmun Ganeriwal melalui Instagram pada awal Maret 2021 berbagi beberapa tips untuk meningkatkan kadar vitamin D dalam tubuh. Banyak orang sering memilih suplemen, tetapi penting untuk memahami peran suplemen.

Seperti namanya, suplemen hanya untuk melengkapi atau membantu dan meningkatkan vitamin D. Itu sama sekali bukan pengganti pola makan dasar. Agar suplemen bekerja lebih baik, Anda perlu fokus pada diet, nutrisi, dan gaya hidup.

Vitamin D berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi dengan membantu penyerapan kalsium. Vitamin tersebut juga bermanfaat bagi kesehatan jantung hingga sistem kekebalan tubuh.

Ketika kekurangan vitamin D, orang kemungkinan akan mengalami gejala seperti sering sakit, kelelahan terus-menerus, kesehatan tulang yang buruk, rambut rontok, penyembuhan luka lambat, sampai suasana hati buruk. Vitamin D merupakan vitamin yang larut dalam lemak. Berikut cara meningkatkan kadar vitamin D.
 

Jangan lupa olahraga

Olahraga dan diet sehat adalah dua langkah penting dalam perjalanan mengatasi kekurangan vitamin D. Menurut penelitian, berolahraga dua hingga tiga jam per pekan dapat meningkatkan kadar vitamin D dalam tubuh. Olahraga teratur juga dapat membantu mempertahankan berat badan yang sehat dan menurunkan risiko beberapa gangguan terkait gaya hidup.

Rutin konsumsi sumber makanan vitamin D


Hindari makanan bebas lemak, dan sebagai gantinya bisa dengan memakai desi ghee, mentega rumahan, minyak kacchi ghani, dan produk susu yang berasal dari jenis sapi asli. Beberapa sumber vitamin D terbaik juga di antaranya, jamur, kuning telur, ikan berlemak, kacang-kacangan, biji-bijian, dan makanan yang diperkaya.

Jangan lewatkan lemak sehat

Selama ini orang mungkin sudah paham bahwa lemak sangat penting untuk kesehatan, seperti halnya nutrisi lainnya. Jadi, untuk mengganti kadar vitamin D yang rendah, orang tidak boleh melewatkan lemak esensial. Ahli gizi menyarankan untuk menambahkan cukup desi ghee, kelapa, mentega putih, dan minyak yang disaring.

(nnn)

Vitamin D (pixabay)   S udah menjadi rahasia umum, vitamin D bisa didapatkan dari sinar matahari. Selain sinar matahari, ada beberapa makana...
Menulis Indonesia 3 Mar 2021
Jedadulu

Efek Pandemi, Warga AS dan Inggris Pilih Melancong Dibanding Seks

Berwisata bersama keluarga ke pantai (Pixabay)
 

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia selama setahun ini membuat hasrat untuk melancong atau berwisata kian meninggi. Paling tidak hal ini terjadi pada warga Amerika Serikat (AS) dan Inggris.

Dilansir dari laman Stuff, Selasa, 2 Maret 2021, sebagian warga AS dan Inggris ternyata sudah sangat ingin melancong. Jajak pendapat yang digagas situs pencari akomodasi dan hotel Trivago mengungkapkan, sebagian dari mereka mengaku memilih liburan dibandingkan berhubungan intim.

Trivago melakukan survei terhadap 2.000 orang dewasa Inggris dan AS pada awal Januari 2021. Sebanyak 38 persen responden asal AS dan 40 persen responden Inggris lebih suka berwisata, meski itu membuat mereka tidak bisa berhubungan seks selama satu tahun.

Survei juga menemukan bahwa seperempat dari seluruh responden bersedia memakai semua tabungannya untuk melakukan perjalanan ke destinasi yang sangat diinginkan. Hampir setengah warga AS bahkan mau meninggalkan pekerjaan demi liburan.

Seperempat responden AS dan hampir sepertiga responden Inggris ingin berlibur bersama keluarga dan sahabat yang tidak bisa mereka temui selama pandemi Covid-19. Angkanya lebih tinggi pada kalangan usia lebih tua, 35 persen untuk AS dan 47 persen untuk Inggris.

Lebih dari setengah responden memiliki hobi baru selama pandemi. Setelah pandemi usai, sebanyak 68 persen peserta AS dan 64 persen peserta Inggris lebih memilih liburan daripada hobi itu. Sebanyak lebih dari setengah responden bersemangat merencanakan liburan pascapandemi.

Empat dari lima responden menganggap perjalanan liburan sebagai bagian fundamental dalam kehidupan yang baik. Dua per tiga peserta survei pun berencana liburan lebih sering jika kondisi sudah memadai atau ketika pandemi Covid-19 benar-benar mereda.

(nnn)

Berwisata bersama keluarga ke pantai (Pixabay)   P andemi Covid-19 yang melanda dunia selama setahun ini membuat hasrat untuk melancong atau...
Menulis Indonesia 2 Mar 2021