LinkCollider - Free Social Media Advertising

Jurusan-Jurusan di Kuliah yang Sulit Dapat Pekerjaan

Jurusan-jurusan kuliah yang sulit dapat pekerjaan, auto miskin, susah kaya (foto: Pixabay).

Jurusan yang diambil saat kuliah menjadi faktor penting penentu pekerjaan apa yang akan didapat kelak dan berapa gaji yang akan dimiliki di masa mendatang. Ketika  melanjutkan kuliah atau studi di universitas, tentu harapannya setelah lulus bisa dengan mudah mendapatkan pekerjaan.

Rugi dong, kuliah mahal-mahal, lokasi kampus jauh atau bahkan sampai nge-kost, durasi kuliah sampai lulus lama banget, sampai hampir jadi mahasiswa abadi, tapi hasilnya mengecewakan. Seakan seperti buang waktu, pikiran, dan tentu saja uang. Padahal ujung-ujungnya kuliah buat nyari pekerjaan alias uang.

Sayangnya, memang tidak semua jurusan kuliah memiliki peluang mendapatkan pekerjaan yang sama dengan jurusan yang diambil. Ada beberapa jurusan yang termasuk sulit mendapat pekerjaan. Apalagi jika tidak terlalu cemerlang dalam bidang itu. Banyak lulusan jurusan-jurusan ini yang akhirnya bekerja tak sesuai bidangnya atau bahkan masih menganggur.

Dirangkum dari sejumlah sumber, termasuk Forbes dan DetikFinance, ada beberapa jurusan kuliah yang kurang menjanjikan untuk bisa mendapatkan pekerjaan. Simak saja jurusan-jurusan itu agar tak salah jurusan atau salah melangkah demi menentukan masa depan cemerlang.

1. Pengetahuan Budaya (Sejarah dan Antropologi)


Jurusan ini hampir ada kaitannya dengan ilmu sejarah atau antropologi. Mempelajari budaya di dunia atau lebih merinci ke negara-negara atau wilayah di suatu daerah. Tak banyak lulusan ini yang bekerja di suatu perusahaan besar dan mendapat pendapatan yang baik. Persentase pengangguran dari jurusan ini adalah 9,2 persen.

2. Seni Musik

Dari dulu hingga saat ini, mempelajari musik masih dianggap hanya sebatas hobi dan bukan sesuatu yang digunakan untuk mencari pekerjaan. Alasan inilah yang mendasari kenapa jurusan kuliah seni musik sangat sulit untuk mendapatkan pekerjaan. Tingkat persentase pengangguran dari lulusan jurusan seni musik mencapai 9,2 persen.

3. Seni Teater

Masih berhubungan dengan seni dan hampir sama kasusnya dengan jurusan kuliah seni musik, seni teater saat ini juga menjadi salah satu jurusan yang dikategorikan sulit untuk mendapatkan pekerjaan. Persentase penganggurannya 9,4 persen.

4. Ilmu Fisika

Di dalam program studi ini, mahasiswa akan diajari teori mengenai fisika dengan kuat. Alumnisnya difokuskan untuk menjadi seorang peneliti, padahal peluang kerja peneliti fisika tidaklah banyak. Biasanya perusahaan lebih membutuhkan alumni jurusan teknik fisika dibandingkan fisika murni. Peluang kerja yang terbatas ini membuat fisika murni termasuk salah satu jurusan kuliah yang sulit mendapat pekerjaan versi saya. Persentase pengangguran dari jurusan ini 10,2 persen.

5. Arkeologi

Arkeologi adalah ilmu yang mempelajari kebudayaan (manusia) masa lalu lewat peninggalan benda-benda peninggalannya, hampir mirip dengan jurusan sejarah. Lapangan pekerjaan yang sesuai dengan bidang ilmu ini pun terbatas. Persentase pengangguran dari lulusan jurusan ini adalah 10,5 persen.

6. Filsafat dan Ilmu Agama

Tidak banyak perusahaan yang mencari tenaga kerja lulusan dari jurusan ini. Persentase pengangguran dari lulusan ini ialah 10,8 persen.

7. Seni Rupa  

Mahasiswa lulusan seni rupa kebanyakan menjadi pekerja seni atau biasa disebut perupa. Biasanya alumninya membuat pekerjaan sendiri sebagai pelukis, pematung, pemahat, ataupun semacamnya. Persentase pengangguran dari lulusan jurusan seni rupa adalah 12,6 persen.

8. Film, Video, dan Seni Fotografi

Kebanyakan lulusan dari jurusan ini bekerja sebagai wirausahawan, atau freelancer yang menerima pesanan pembuatan film, video, ataupun foto. Mahasiswa lulusan ini pun bisa bekerja di sebuah production house alias rumah produksi pembuatan film. Persentase pengangguran dari jurusan ini adalah 12,9 persen.

(nnn)

Comments