Menu
Jedadulu

Kalahkan Pengabdi Setan, KKN di Desa Penari Jadi Film Horor Terlaris di Indonesia

Film KKN di Desa Penari (foto: tangkapan layar youtube).

Film bergenre horor, KKN di Desa Penari, sudah menembus 6,5 juta penonton, Rabu, 17 Mei 2022. Artinya, film ini berada di posisi tiga besar dalam daftar film Indonesia terlaris sepanjang masa, selain Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! dan Dilan 1990.

Jumlah tersebut tentu saja akan terus bertambah, mengingat, hingga saat ini, film KKN di Desa Penari masih tayang di seluruh bioskop Indonesia. Tiket film ini juga tidak mudah diperoleh lantaran tingginya antusias masyarakat untuk menonton.

Informasi mengenai pencapaian itu diunggah langsung di akun media sosial (medsos) Manoj Punjabi selaku CEO PT MD Pictures Tbk. Manoj mengunggah foto yang menampilkan data perolehan jumlah penonton film KKN di Desa Penari di berbagai jaringan bioskop.

Dalam data itu terlihat, jaringan bioskop XXI meraih jumlah penonton terbanyak yakni lebih dari 3 juta penonton, disusul dengan CGV lebih dari 1,6 juta penonton, dan jaringan bioskop lainnya.

Film KKN di Desa Penari diadaptasi dari cerita fenomenal dan best selling novel karya Simpleman. Film itu disutradarai Awi Suryadi dan dibintangi oleh Tissa Biani, Adinda Thomas, Achmad Megantara, Aghniny Haque, Calvin Jeremy, M Fajar Nugraha, Kiki Narendra, dan Aulia Sarah.

Film KKN di Desa Penari mengisahkan tentang sekelompok mahasiswa yang sedang melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sebuah desa terpencil di Banyuwangi, Jawa Timur. Namun rupanya desa tersebut menyimpan segudang cerita mistis.

Film KKN di Desa Penari pun berhasil menjadi film horor Indonesia dengan jumlah penonton terbanyak sepanjang sejarah. Sebelumnya, rekor itu dipegang oleh film horor karya Joko Anwar berjudul Pengabdi Setan dengan jumlah sekitar 5 juta penonton.

Tak hanya itu, pendapatan kotor KKN di Desa Penari ditaksir mencapai lebih dari Rp 250 miliar atau berkali-kali lipat dari biaya produksi yang dikeluarkan yakni Rp 15 miliar.

(nnn)

Tidak ada komentar