Menu
Jedadulu

Studi Terbaru: Memelihara Hewan Bagus dari Sisi Kesehatan

Hewan peliharaan (foto: pixabay).

 

Bagi sebagian orang, memelihara hewan di rumah adalah hal yang menyenangkan. Alasan utama memelihara hewan di rumah biasanya hanya sekadar suka atau senang dengan hewan peliharaan tersebut.

Ternyata, memiliki hewan peliharaan di rumah dapat memberikan manfaat kesehatan jangka panjang di luar dukungan emosional. Sebuah studi pendahuluan yang dirilis melalui siaran pers oleh American Academy of Neurology pada Rabu, 23 Februari 2022, dikutip di laman Insider, mengungkapkan, pemilik hewan peliharaan yang sudah cukup lama atau senior, memiliki tingkat penurunan kognitif yang lebih lambat dibandingkan dengan orang dewasa yang tidak memiliki hewan peliharaan.

Orang-orang yang memiliki peliharaan, seperti hewan berbulu atau bersisik, selama lima tahun atau lebih bisa mendapat manfaat paling besar untuk kesehatan otak.

Sementara anjing dan kucing adalah hewan peliharaan yang paling umum dalam sampel. Orang-orang pada penelitian ini juga mengaku merawat binatang lainnya, seperti kelinci, hamster, burung, ikan, dan reptil.

Dalam penelitian ini, para ilmuwan menggunakan data dari Departemen Ilmu Kesehatan dan Masa Pensiun Universitas Michigan, Amerika Serikat. Data itu diperoleh melalui sebuah survei skala besar terhadap para penerima Mediacare untuk membandingkan skor kognitif pemilik hewan peliharaan dan bukan pemilik hewan peliharaan. Studi awal melibatkan beberapa tes untuk mengevaluasi memori dan kognisi selama periode enam tahun.

Studi sebelumnya juga telah menggambarkan hubungan antara kepemilikan hewan peliharaan dan manfaat kesehatan jantung. Antara lain, detak jantung yang lebih rendah dan tekanan darah. Ada kemungkinan bahwa memiliki hewan peliharaan dapat melindungi diri dari stres, meskipun penelitian belum membuktikan sebab dan akibat langsung.

Penulis studi tersebut sekaligus profesor neurologi di Universitas Michigan, Tiffanny Braley, menyatakan, stres memang dapat memengaruhi fungsi kognitif secara negatif. Efek penyangga stres potensial dari kepemilikan hewan peliharaan dapat memberikan alasan yang masuk akal untuk temuan tersebut. Hewan pendamping juga dapat meningkatkan aktivitas fisik yang bermanfaat bagi kesehatan kognitif.

Braley dan rekannya juga menemukan bahwa manfaat otak dari memiliki hewan peliharaan sangat kuat terhadap orang dewasa terutama kaum pria. Berdasarkan data demografis, pemilik hewan peliharaan pun cenderung memiliki status sosial ekonomi yang lebih tinggi.

(nnn)

Tidak ada komentar