
Saat ini semakin banyak agenda travel fair dan festival jalan-jalan dari berbagai maskapai dan akomodasi terkemuka. Tawaran ini menghadirkan berbagai destinasi favorit akhir tahun.
Hal ini juga menandakan masyarakat Indonesia sudah ingin kembali mengoptimalkan tanggal merah dan sisa cuti dari kantor untuk segera merealisasikan berbagai agenda liburan impian. Selain memesan tiket pesawat, hotel dan akomodasi, hingga tiket masuk ke berbagai atraksi terkemuka dunia, ternyata banyak turis masih belum paham akan andil untuk turut jaga dan lestarikan lingkungan.
Country Head Samsonite Indonesia, Nadya Pertiwi, mengajak konsumen untuk jeli dalam mempraktikkan intentional travelling atau green travelling agar bisa membantu tetap menjaga bumi yang penuh dengan berbagai destinasi wisata indah.
โKami mendorong misi pelestarian lingkungan dan alam tanpa mengorbankan keseruan dan kenyamanan berlibur,โ kata Nadya, melalui siaran persnya, dikutip Kamis, 27 September 2023.
Samsonite, brand koper, perlengkapan, serta aksesoris travel terbesar dan ternama di dunia, lalu berbagi lima tips dan trik cerdas yang mudah diimplementasikan bagi turis yang hendak bertamasya secara bertanggung jawab. Hal ini agar traveler juga bisa turut ambil bagian dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hijau.
1. Perbanyak penggunaan transportasi umum dan jalan kaki
Berlibur dengan menggunakan kendaraan pribadi mungkin terasa lebih nyaman dan mudah. Namun, upayakan untuk memanfaatkan transportasi umum yang ada. Naik transportasi umum dan memperbanyak berjalan kaki selama liburan dapat mengurangi emisi karbon dan menjaga kualitas udara karena mengurangi jumlah kendaraan di jalan dan juga menyehatkan bagi tubuh.
Selanjutnya…
2. Pilih penginapan ramah lingkungan
Saat berlibur, turis biasanya akan menginap entah di hotel atau akomodasi serupa. Sebelum berangkat, pilihlah tempat penginapan yang ramah lingkungan. Ciri-cirinya adalah menggunakan bahan baku atau produk ramah lingkungan, bebas asap rokok, menggunakan lampu hemat energi, memiliki sistem pengelolaan air yang baik dan sistem pengendalian polusi udara.
3. Hindari pemakaian barang sekali pakai dan buang sampah sembarangan
Biasanya barang sekali pakai terbuat dari plastik. Plastik merupakan salah satu masalah bagi lingkungan. Usahakan untuk membawa alat makan, tempat minum, dan tas belanja sendiri dari rumah. Ini juga membantu menekan angka produksi sampah diri sehingga godaan untuk membuang sampah sembarangan pun lemah.
4. Manfaatkan tiket elektronik sebagai ganti tiket kertas
Manfaatkan fitur tiket elektronik agar menjadi turis cashless. Dengan begitu, turis bersumbangsih dalam mengurangi penggunaan kertas dengan tidak mencetak tiket perjalanan, tagihan di kafe atau restoran, hingga bukti pemesanan hotel.
5. Daur ulang koper lama dengan koper baru
Turis atau konsumen dapat memanfaatkan program penggantian koper bekas untuk ditukar dengan koper-koper pilihan.
