JEDADULU.COM — Anime baru yang diadaptasi dari game legendaris Sekiro: Shadows Die Twice karya FromSoftware, berjudul Sekiro: No Defeat, semakin memicu antusiasme para penggemar.
Dalam sebuah video promosi yang dirilis pada Senin, staf produksi mengungkapkan detail baru tentang anime ini, termasuk edisi teatrikal yang akan diputar di seluruh Jepang pada tahun 2026, jajaran pemeran utama, serta lagu tema berjudul “Blu” dari album The Best of ‘Playing the Orchestra 2014’ karya komposer legendaris Ryuichi Sakamoto.
Para pengisi suara Jepang dari game asli akan kembali menghidupkan karakter-karakter mereka. Di antaranya, Daisuke Namikawa sebagai Sekiro, Miyuki Satōt sebagai Kuro, Kenjirō Tsuda sebagai Genichiro Ashina, Jin Urayama sebagai Sculptor, Shizuka Itô sebagai Emma, Akimitsu Takase sebagai Hanbei, Takaya Hashi sebagai Owl, dan Tetsuo Kanao sebagai Isshin Ashina.
Anime ini akan tayang secara eksklusif di Crunchyroll pada tahun 2026 untuk seluruh dunia, kecuali Jepang, China, Korea, Rusia, dan Belarus. Proyek ini digarap oleh studio Qzil.la dengan arahan sutradara Kenichi Kutsuna. Naskah ditulis oleh Takuya Satou, sedangkan desain karakter dipercayakan kepada Takahiro Kishida (Durarara!!).
Musik digubah oleh Shūta Hasunuma, sementara tim tambahan mencakup Kaito Moki sebagai Chief Animation Director, Takashi Mukoda sebagai Action Animation Director, Yūji Kaneko sebagai Art Director, dan tim lain yang menangani warna, komposit, editing, dan suara. Produksi dipimpin oleh ARCH.
Pihak staf juga menegaskan dalam pernyataan resmi pada 22 Agustus bahwa tidak ada penggunaan AI dalam proses produksi anime ini. Mereka menekankan bahwa seluruh anime adalah animasi 2D yang digambar tangan secara penuh, menampilkan presisi dan detail yang sama dengan game aslinya. Pernyataan tersebut menyatakan:
“Kami sangat bersemangat untuk menghadirkan Sekiro: No Defeat secara eksklusif di Crunchyroll pada 2026. Seluruh adaptasi anime ini sepenuhnya digambar tangan oleh tim berbakat dari Qzil.la, ARCH, dan Kadokawa. Kami dapat memastikan bahwa tidak ada AI yang digunakan dalam pembuatan atau produksi anime ini. Para penggemar dapat menantikan seni dan presisi yang sama yang telah mendefinisikan game asli, kini dihidupkan dalam medium baru.”
Sekiro: Shadows Die Twice, yang disutradarai oleh Hidetaka Miyazaki dan diterbitkan oleh Activision, merupakan game aksi-petualangan orang ketiga dengan elemen RPG. Pemain berperan sebagai seorang pejuang tangguh yang misi utamanya adalah menyelamatkan tuannya, seorang pemuda keturunan garis darah kuno, sekaligus membalas dendam pada musuh besarnya, ARCH nemesis.
Berlatarkan Jepang Sengoku akhir abad ke-16, periode yang brutal dan penuh konflik, pemain mengendalikan sang “serigala bertangan satu,” seorang pejuang terhina dan cacat yang diselamatkan dari ambang kematian.
Game ini menantang pemain menghadapi musuh-musuh yang luar biasa, memanfaatkan berbagai alat prostetik mematikan dan kemampuan ninja, serta menggabungkan stealth, mobilitas vertikal, dan pertarungan head-to-head yang brutal.
Dengan slogan “Take revenge. Restore your honor. Kill Ingeniously.”, game ini menekankan strategi, presisi, dan balas dendam dalam setiap pertarungan. Dirilis untuk PlayStation 4, Xbox One, dan PC melalui Steam pada Maret 2019, game ini sukses besar dengan lebih dari 2 juta kopi terjual dalam kurang dari 10 hari.
Dengan pengumuman ini, para penggemar kini dapat menantikan versi anime yang setia terhadap dunia Sekiro yang penuh aksi, drama, dan intrik, menghadirkan pengalaman yang menggabungkan estetika visual game dengan storytelling animasi yang menawan.
(Anime News Network)

Komentar