Menu
Jedadulu

Tokoh Fiktif dan Karakter Anime yang Mungkin Bisa Kalahkan Saitama One Punch Man

Saitama (foto: greenscene).


One Punch Man memunculkan sosok yang ditakuti karena memiliki kemampuan tidak terbatas. Serial manga Jepang ini menceritakan seorang superhero bernama Saitama yang bisa membunuh siapapun dengan satu pukulan.

Para penggemar anime mulai berspekulasi tentang beberapa karakter anime dan karakter Fiksi yang dapat mengalahkan Saitama. Mulai dari Superman, Thanos, hingga Son Goku. Berikut ini tokoh anime dan tokoh fiktif yang mampu mengalahkan Saitama versi jedadulu.com.

- Muzan Kibutsuji (Demon Slayer)

Satu satunya kelemahan Muzan adalah sinar matahari karena itulah ia berusaha mendapatkan darah Nezuko. Jika dia mendapatkan darah Nezuko yang merupakan kelinci percobaannya, dia akan bisa hidup abadi bahkan di bawah sinar matahari.

Kemungkinan kekuatan fisik Muzan tak akan menyamai Saitama, tapi Saitama tetap tak akan bisa membunuh Muzan karena Muzan bisa beregenerasi dengan mudah asal tak terkena sinar matahari. Muzan juga tak bisa dibunuh seperti iblis normal dengan di penggal kepalanya.

Tapi itu hanya kemungkinan. Faktanya sebagai iblis yang sudah hidup selama 1.000 tahun sejak Zaman Heian hampir tak ada pemburu iblis yang mampu membunuhnya. Jadi Saitama tak akan bisa mengalahkan Muzan dengan mudah, apalagi hanya dengan satu pukulan.

Muzan dapat dengan mudah menghabisi nyawa para iblisnya sendiri yang dengan mati-matian dikalahkan para Hashira dan tak jarang hingga meregang nyawa. Bahkan Muzan bisa saja tertarik dengan kekuatan Saitama dan memutuskan untuk mengubah saitama menjadi iblis bulan atas.

Muzan juga bisa membaca pikiran iblisnya sendiri dan Saitama tak akan bisa memberontak. Tapi Saitama masih memiliki peluang untuk menang. Ia bisa membunuh Muzan sebelum Muzan melarikan diri ketika matahari terbit dengan kecepatan supernya.

- Misa Amane (Death Note)

Banyak yang meragukan kalau Light Yagami bisa membunuh Saitama dengan Death Note. Ini karena Saitama sendiri terinspirasi dari sebuah nama prefektur atau provinsi di Jepang.

Peraturan Death Note mewajibkan pengguna untuk menuliskan nama asli dari calon korban. Hal pertama dan paling mendasar dalam menggunakan Death Note adalah menuliskan nama dari korban. Masalahnya, catatan kematian ini tidak akan bekerja jika nama korban bukanlah nama asli, dan hal yang sama berlaku pada Saitama.

Penulis anime One atau Yuusuke Murata mengaku bahwa Saitama itu adalah nama salah satu daerah di Jepang. Selain itu, mendengar nama "Saitama", pasti yang pertama kali terpintas dalam benak penggunanya, Kira/Light Yagami yang super jenius, berpikir, apakah Saitama merupakan nama asli dari si botak itu?

Hal kedua selain nama asli yang dibutuhkan untuk membunuh seseorang menggunakan Death Note adalah harus tahu wajah asli orang tersebut. Wajah Saitama sebelum dan sesudah gundul cukup berbeda, lho! Ditambah lagi terkadang for comedic purpose, wajah dan penampilan Saitama juga berubah. Bahkan untuk saat serius pun wajah dan penampilan Saitama sering berubah.

Perubahan wajahnya selalu disertai “evolusi” drastis—yang terkadang sampai-sampai fans juga bingung: itu beneran Saitama? Fans yang bingung juga percaya Saitama tak bisa dibunuh pakai Death Note. Masih ada kemungkinan bahwa nama Saitama bukanlah nama asli atau hanya nama panggilan yang diberikan oleh orang lain kepadanya. Hal seperti ini sering terjadi, bahkan di manga Death Note sendiri karakter Mello dan Near yang menjadi calon pengganti L saja bukan nama asli.

Satu-satunya kelemahan terbesar dari Kira atau Light Yagami adalah dia tidak memiliki mata Shinigami. Bagi yang belum tahu, mata shinigami ini adalah mata yang diberikan oleh dewa kematian pada pemilik Death Note. Mata ini bisa membuat pemiliknya melihat nama asli dari setiap orang yang ada tanpa terkecuali. Ya, sampai akhir kisahnya, Light Yagami tidak memiliki mata Shinigami.

Tanpa mata tersebut, Light Yagami takkan bisa menuliskan nama asli Saitama. Mungkin, hal ini bisa dilakukan oleh karakter-karakter lain yang memiliki mata Shinigami seperti Misa Amane. Tapi ada alasan lain kenapa meski punya mata shinigami tetap membuat Saitama tak bisa dibunuh pakai Death Note.

Untuk membuktikan bahwa itu nama asli atau bukan, pengguna Death Note butuh mata Shinigami! Tapi Misa Amane, kekasih Light, memiliki mata Shinigami yang tak dimiliki Light. Misa bisa melihat nama asli Saitama bahkan melihat sisa umurnya.

- Tatsumaki (One Punch Man)

Telekinesis milik Tatsumaki bisa mengalahkan di sini bukan berarti membunuh, kan? Tatsumaki memiliki ability yang bisa dibilang dapat melumpuhkan Saitama secara teori di atas kertas.

Di OPM Universe kesalahan antagonistnya adalah menyerang dengan cara mendekat ke saitama dan mereka biasanya menggunakan kekuatan fisik yang tentu saja tidak akan berpengaruh dengan Saitama. Jangankan pukulan biasa pedang pun patah digigit Saitama.

Di sini Tatsumaki memiliki keunggulan daripada Saitama. Keunggulan pertama Tatsumaki adalah jarak serangan dia terbilang jauh dan dia juga dapat menghempaskan orang dari jarak jauh juga. Jika Saitama lengah dan melawan Tatsumaki, kekuatan ini bisa digunakan untuk menghempaskan Saitama berulang kali untuk menjaga jarak.

Yang kedua adalah terbang, Tatsumaki bisa terbang sedangkan Saitama hanya bisa melompat tinggi. Tatsumaki bisa menghindar dari serangan Saitama di udara ketika Saitama melompat ke arahnya dan tentu saja dengan hanya melompat pastinya kecepatan Saitama akan melambat di udara dan ini bisa dimanfaatkan Tatsumaki untuk menghempaskan Saitama.

Jadi bagaimana Tatsumaki bisa menang? Selama Tatsumaki terbang dan tidak menyentuh tanah, Tatsumaki memiliki keunggulan. Dia bisa menggiring pertarungan mereka ke daerah yang sangat dingin seperti antartika dan menenggelamkan Saitama hingga membeku atau kalau bisa mungkin Tatsumaki bisa membuat sebuah bongkahan es tebal dan memenjarakan Saitama di sana, dengan catatan Saitama harus membeku dan tidak bisa bergerak.

Tatsumaki juga harus menghindari setiap serangan Saitama karena satu pukulan Saitama bisa membunuhnya.

- Doraemon

Jangankan melawan Saitama, melawan Thanos saja Doraemon dijamin menang dengan berbagai alat ajaibnya seperti mesin waktu, tombol diktator, hingga kotak telepon pengubah realitas. Sebagai karakter fiksi terkuat sepanjang masa dia tinggal pakai *tong teng tong teng, uwa-wa-wa-wa* "Kotak Telpon Andaikan" dan bilang: "Andaikan Saitama lemah dan sekecil semut", "Andaikan Saitama takut dengan Doraemon", dll. Kelar deh.

Untuk melawan Saitama, Doraemon akan kembali ke masa lalu dan mencegah saitama melakukan latihannya agar tak sekuat sekarang. Bahkan kalau Doraemon tak memiliki kompas moral sama sekali dia bisa saja membunuh Saitama sebelum rambutnya rontok dan menjadi One Punch Man.

Doraemon juga bisa membuat multiverse dengan gampang cuma pakai mesin model telepon umum di movie dunia sihir. Dia kayaknya kalau dibawa ke plot serius aslinya dewa super haha...

- Dewa Beearus dan Zeno (Dragon Ball)

Kalau Zeno kita sudah no coment universe pun habis kalau beliau mau hapuskan. King Kai pernah menyebutkan kalau kekuatan Beerus itu "jauh melebihi kuat"! Sebagai Dewa Kehancuran, ia pun bisa menggunakan kekuatannya untuk menghancurkan planet, mampu membelah planet dengan setitik kukunya dan disebutkan pula oleh para Supreme Kai, makhluk ini mampu menghancurkan segenap semesta dengan kekuatan penuhnya saat diprovokasi! Seperti planet yang dihancurkan Beerus saat bosan!

- Pennywise (It)

Di filmnya sendiri, penjelasan apa dan siapa sebenarnya Pennywise sengaja tak dieksplor begitu dalam, guna menyederhanakan cerita. Petunjuk yang dapat kita ambil dari filmnya, Pennywise adalah makhluk yang dapat berubah bentuk (shape shifter) menjadi sesuatu yang paling kita takuti (seperti Boggart dalam Harry Potter).

Wujud yang paling digemarinya adalah sesosok badut penari bernama Pennywise (Mr Bob Gray). Pennywise akan bangun dari tidur panjangnya setiap 27 tahun sekali, setelah merasa kenyang ia akan kembali tertidur.

Di It chapter 2 dijelaskan sedikit bagaimana Pennywise datang ke bumi. Ia jatuh dari angkasa ribuan tahun yang lalu, jatuh di sebuah area yang kelak menjadi kota di mana The Losers Club tinggal, yaitu Derry. Meskipun Pennywise diceritakan sudah ada di bumi dari ribuan tahun yang lalu, namun Pennywise baru terbangun di tahun 1715.

Pennywise akhirnya akan menemukan sesuatu yang ditakuti Saitama. Saitama adalah manusia, dia memiliki emosi, dia memiliki rasa takut. Pennywise dapat menemukan rasa takutnya dan menggunakannya untuk melawannya, dan bahkan jika dia dipukul, dia dapat kembali, satu-satunya alasan Pecundang Club mengalahkannya karena The Turtle (musuh Pennywise, makhluk baik hati yang cocok dengan kekuatan Pennywise) membantu mereka mengalahkannya, dan meskipun demikian, Pennywise dapat kembali, badut yang kita lihat bukanlah wujud aslinya.

Pennywise sejati ada di dalam dimensi yang dikenal sebagai "Macrocosmos" dengan bentuk yang mendorong kegilaan/katatonia/bunuh diri siapa pun yang melihatnya (Beverly dalam keadaan aneh melihat masa depan ketika Pennywise menunjukkan 3 Lampu Oranye yang dikenal sebagai "Lampu Mati" yang dikatakan bagian dari bentuk aslinya), dan entitas yang kita lihat seperti avatar. 

 

Bahkan jika Pennywise ditinju dengan kekuatan maksimal Saitama saat melawan Boros, dia bisa tumbuh kembali, atau hanya menunjukkan Saitama bentuk aslinya (atau hanya Deadlights) dan mendorongnya untuk bunuh diri atau katatonia.

Mudah dikatakan bahwa Pennywise juga merupakan manifestasi dari mimpi terburuk atau ketakutan terburuk kita, ada sebabnya Pennywise lebih suka memburu anak-anak ketimbang orang dewasa. Pertama, anak-anak lebih mudah diburu. Kedua, menurut Pennywise, anak-anak mempunyai rasa yang lebih lezat. 

 

Mengapa bisa begitu? Anak-anak punya rasa takut yang lebih sederhana dan murni, rasa takut yang mendasar. Sedangkan orang dewasa memiliki rasa takut yang cenderung lebih kompleks, misalnya, orang dewasa lebih takut jatuh miskin mendadak ketimbang monster di bawah ranjang. 


(Damar PY)

Tidak ada komentar