Menu
Jedadulu

Ada Waktunya Anak Kita Mengendarai Sepeda Motor, tapi Bukan Sekarang

(Anak SD naik motor bertiga/Foto: tangkapan layar Youtube)

Menjelang tidur malam, Damar yang saat itu masih duduk di bangku kelas VI SD mengajak saya, Bundanya, berbincang soal boleh tidaknya anak kecil mengendarai sepeda motor.

Damar: "Bunda, Si R, F, D, R (inisial aja ya) semuanya sudah pada boleh bawa motor sendiri. Aku kapan? Aku diledekin terus sama mereka karena belum bisa bawa motor..."

Bunda: "Biarin aja Mas, mungkin mereka diarahkan orang tuanya untuk jadi tukang ojek, jadi masih kecil udah dibolehin bawa motor. Kalo kamu kan bunda arahinnya jadi yang punya aplikasi ojek seperti Gojek. Jadi gak perlu masih kecil, belum cukup umur, belum matang berpikir udah sok-sokan bawa motor. Karena semua itu ada masanya, ada waktunya. Sabar menunggu itu lebih baik buat kamu..."

Damar terlihat cemberut sambil monyongin bibir. Namun Damar memang anak penurut sejak dari kecil. Ia pun bersedia mendengar nasihat bundanya. Ia sepakat akan belajar naik sepeda motor ketika menjelang SMA nanti atau saat usianya sudah mendekati 17 tahun. Saat ini bagi dia naik sepeda sudah lebih dari cukup.

Anak-anak di bawah usia 17 tahun sebaiknya memang belum boleh mengendarai sepeda motor. Tetapi, tetap saja ada beberapa anak yang nekad mengendarai motor sendirian atau bersama teman-temannya.

(Poster anak naik motor/Foto: Facebook)

Sudah tak terhitung kecelakaan sepeda motor yang menimpa anak belum cukup umur. Tragis. Bahkan ada sejumlah peristiwa kecelakaan motor di jalanan yang membuat nyawa anak kecil melayang.

Sebagai orang tua kita jangan malah bangga anak belum cukup umur bisa naik sepeda motor. Ada peraturan tentang usia mengendarai sepeda motor. Untuk itu sebaiknya orangtua tidak memberikan kesempatan anaknya mengendarai motor sampai cukup usia.

Masa anak-anak adalah masa pertumbuhan. Disebut masa pertumbuhan karena banyak bagian penting dari tubuhnya sedang berkembang alias belum matang. Misalnya, otak yang belum berkembang sempurna. Intinya anak belum siap secara mental untuk mengendarai sepeda motor.

Secara psikologis, bukan tanpa alasan surat izin mengemudi (SIM) dibuat kepolisian untuk orang yang berusia lebih dari 17 tahun. Ini karena memang anak di bawah usia 17 tahun tidak punya kemampuan kognitif, emosi, dan tanggung jawab yang cukup.

Tak jarang, anak di bawah umur mengendarai motor karena ketidaktegasan orang tua dalam mencegahnya. Ironisnya, kadang orang tua justru bangga dan menganjurkan anak naik motor karena anak bisa disuruh-suruh beli ini beli itu. Duh...

(Dinar K Dewi)


 
(Damar belum boleh bawa motor)

(Anak SD naik motor bertiga/Foto: tangkapan layar Youtube) Menjelang tidur malam, Damar yang saat itu masih duduk di bangku kelas VI SD...
Menulis Indonesia 27 Feb 2019
Jedadulu

Ke Keraton Yogyakarta, Jangan Lupa Mampir ke Taman Sari

(Taman Sari Yogyakarta/Foto-foto jedadulu.com)

Setelah berkunjung ke Keraton Yogyakarta sekitar satu setengah jam, kami beranjak mengunjungi Taman Sari Yogyakarta. Lokasi Taman Sari tak jauh dari keraton, sekitar 500 meter atau 10 menit perjalanan. Banyak penunjuk jalan yang memudahkan dan mengarahkan pengunjung untuk mampir ke Taman Sari.

Taman Sari terletak di Jalan Taman, Patehan, Keraton, Kota Yogyakarta. Konon, Taman Sari merupakan bekas Taman Keraton Yogyakarta yang dibangun pada masa kerajaan Sri Sultan Hamengku Buwono 1 pada 1758 sampai 1765 Masehi. Taman ini dijadikan tempat rekreasi dan kolam pemandian bagi Sultan Yogyakarta bersama keluarganya. 

Taman Sari sering disebut sebagai Istana Air (Water castle). Taman ini juga memiliki beberapa fungsi seperti tempat pertahanan dan perlindungan, tempat religius, dan tempat rekreasi.


Memasuki Kompleks Taman Sari tak ada bedanya dengan masuk kompleks perumahan. Di kiri-kanan taman penuh dengan rumah-rumah warga setempat. Kami pun memarkir mobil di depan rumah orang karena parkir di lokasi taman terbatas. Di sepanjang jalan perumahan itu, berjejer pula mobil-mobil para pengunjung. Tentu saja sebelumnya kami meminta izin pada si pemilik rumah.

Taman Sari Yogyakarta termasuk obyek wisata yang ramah buat kantong. Tiket masuknya Rp 5.000 per orang. Kami langsung disuguhi kemegahan Gedong Gapura Panggung yang merupakan pintu masuk utama bagi wisatawan untuk memasuki komplek situs pesanggrahan Taman Sari. Setelah memasuki lorong pintu utama, kami bisa melihat kolam-kolam yang dahulu dijadikan sebagai tempat pemandian sultan.

Di dalam Taman Sari masih ada sekat-sekat dan beberapa kolam pemandian yang sebenarnya memiliki nama. Kami lumayan susah mengingatnya saking banyaknya. Tentu banyak spot untuk mengambil gambar yang sangat instagramable. Tiap sudut menarik untuk dijepret.


Tempat ini seperti punya aura masa silam. Mungkin karena dulu digunakan oleh keluarga kerajaan yang punya kewibawaan spiritual yang tinggi. Apalagi, Kerajaan Yogyakarta punya sejarah panjang dengan alam dan banyak mitos serta legenda yang bersumber dari sana.

Belum lagi ratusan ornamen menarik yang menempel di tembok tebal sehingga menambah kesan megah dan berwibawa. Untuk melanjutkan perjalanan menikmati bangunan-bangunan yang ada di Taman Sari, kami harus lebih dulu melewati perkampungan yang biasa disebut kampung cyber. Kampung ini sangat menarik karena dihiasi mural di pagar dan tembok-tembok rumah warga serta terdapat banyak kerajinan-kerajinan khas Yogyakarta.

Setelah melewati kampung cyber, kami mengikuti sejumlah pengunjung lain menuju sumur guling. Kata petugas penjaga sumur, dahulu bangunan ini sebagai tempat ibadah atau untuk kepentingan religius.


Pemandangan yang disuguhkan Taman Sari tentu berbeda dengan keraton. Saat kami ke Taman Sari pada akhir Agustus 2018, wisatawan yang berkunjung cukup padat. Padahal kami datang saat weekday. Tak terbayang saat weekend atau liburan nasional. Tentu lokasi wisata ini bakal dipenuhi oleh wisatawan.

Bukan sesuatu yang aneh bila Taman Sari sangat diminati oleh wisatawan, sebab bangunan tersebut merupakan salah satu landmark bagi Kota Gudeg. Tempat yang punya sejarah panjang ini semoga bisa bertahan sebagai lokasi wisata yang semarak buat dikunjungi seperti saat kami berkunjung di taman ini selama sekitar satu jam.

(Dinar K Dewi)

Taman Sari Yogyakarta
(kami berkunjung pada Agustus 2018)


Alamat:
JL Kompleks Wisata Taman Sari, Kelurahan Patehan, Kecamatan Kraton, Provinsi DI Yogyakarta.
Tiket Masuk:
Rp 5.000
Tour Guide:
Rp 30.000 (tak wajib pakai)
Jam Buka:
Pukul  08.00–14.00 WIB.

Baca Juga:
Satu Setengah Jam Berkunjung ke Keraton Yogyakarta

(Taman Sari Yogyakarta/Foto-foto jedadulu.com) Setelah berkunjung ke Keraton Yogyakarta sekitar satu setengah jam, kami beranjak mengun...
Menulis Indonesia 24 Feb 2019
Jedadulu

Ini Lima Trik Agar Anak Bisa Makan Sendiri

(Anak makan/ilustrasi/Foto: pixabay)

Setelah seorang anak melewati fase disuapin saat makan, siapa pun orang tua tentu ingin anaknya bisa makan secara mandiri. Apalagi ketika si anak sudah melewati usia balita.

Sebuah kesenangan tersendiri bagi orang tua jika melihat sang anak mau makan sendiri dengan lahap dan teratur. Namun tak semua anak bisa seperti itu.

Tetap harus ada pengenalan tata cara dan pola makan kepada anak agar ia dapat makan dengan mandiri, teratur, dan benar. Berikut lima langkah pengenalan tata cara makan berdasarkan pengalaman sejumlah orang tua terhadap sang buah hati.

1. Makanan dalam porsi kecil atau sesuai keinginan anak. Jika kurang anak boleh menambah. Hal itu untuk menghindari pemborosan jika makanan yang diberikan tidak habis atau terbuang.

2. Mengatur jadwal makan agar anak terbiasa disiplin makan tepat waktu. Orang tua bisa membantu anak memahami rasa lapar dengan membuat jadwal makan yang teratur. Anak juga dicoba untuk menghabiskan makanan dalam tempo 30 menit. Orang tua sebaiknya tak memberikan makanan selingan atau camilan, jus, dan susu tiga sampai empat jam sebelum jam makan.

3. Menciptakan suasana yang menyenangkan dan membuat proses makan menjadi menyenangkan. Pada saat pemberian makan, berikanlah makanan secara langsung dan sebaiknya tetap didampingi saat anak berusaha makan sendiri.

4. Kesabaran dan kelembutan untuk mendorong anak bersedia makan. Tentu bukan dengan paksaan. Orang tua bisa sambil mengajak anak bicara saat memberi makan dan melakukan kontak mata. Jika sudah agak besar, biarkan saja anak membantu saat masak atau menyiapkan makanan, itu akan membuat anak lebih semangat untuk makan.

5. Hindari hal-hal yang bisa mengalihkan perhatian anak saat makan. Seperti menonton main game, menonton televisi, dan bermain dengan teman. Bila anak menolak makan, orang tua bisa mencoba memberikan makanan lain dengan tekstur dan rasa berbeda.

(Dinar K Dewi)

(Anak makan/ilustrasi/Foto: pixabay) Setelah seorang anak melewati fase di suapin saat makan, siapa pun orang tua tentu ingin anaknya b...
Menulis Indonesia 21 Feb 2019
Jedadulu

Ini 5 Fakta Soal Trofi Liga Champions yang akan Mampir ke Indonesia

(Trofi Liga Champions Eropa/foto: standard.co.uk)
Perhelatan tur trofi Liga Champions UEFA persembahan Heineken akan menuju ke Indonesia pada Maret 2019 mendatang. Sebagai bagian dari kampanye global, tur ini akan mengunjungi Jakarta pada 11-12 Maret, Surabaya pada 13-14 Maret, dan Bali pada 16-17 Maret.

Selama enam hari, pecinta sepak bola di Indonesia akan memiliki kesempatan langka untuk mengabadikan momen dengan trofi Liga Champions yang ikonik, bertemu dengan legenda sepak bola, dan merasakan sensasi ala Liga Champions di kota-kota terpilih.

Kampanye Heineken untuk UEFA Liga Champions 2018/2019 mengambil spirit “Unmissable” –-karena setiap pertandingan Liga Champions memiliki momen-momen berharga yang sayang untuk dilewatkan. Heineken® menghadirkan momen-momen ini untuk para penggemar sepak bola di seluruh dunia dengan memberi pengalaman yang tak terlupakan, melalui kesempatan bertemu langsung dengan trofi Liga Champions UEFA dan legenda sepak bola.

Mariska Van Drooge, Direktur Pemasaran PT Multi Bintang Indonesia Niaga, bagian dari Heineken Company, mengatakan, perusahannya sangat senang bisa membawa trofi Liga Champions ke Indonesia tahun ini, terutama karena Indonesia memiliki basis fan sepak bola yang besar.

"Acara ini adalah pengalaman berharga bagi penggemar sepak bola di luar Eropa untuk bertatap muka dengan trofi Liga Champions dan legenda sepak bola terkenal, yang namanya akan segera kami umumkan. Kami ingin memberikan fan pengalaman yang ‘Unmissable’ dari Liga Champions,” ujar Drooge dalam e-mail yang diterima jedadulu.com, Rabu, 20 Februari 2019.

Trofi Liga Champions UEFA dianggap sebagai piala paling bergengsi di kalangan klub sepak bola. Secara total, ada 79 klub sepak bola dari 55 negara Eropa yang bersaing untuk memenangkan turnamen tahun ini.

Liga Champions UEFA menjadi salah satu kompetisi olahraga yang paling populer di dunia. Pertandingan final UCL di tahun 2018 ditonton oleh 350 juta pemirsa dan rata-rata pertandingan ditonton oleh sebanyak 160 juta orang.

Tahun ini, UCL memasuki musim ke-64. Pertandingan final akan dilangsungkan di Stadion Wanda Metropolitano di Kota Madrid pada 1 Juni 2019 mendatang.


Karena itu, pastikan Anda untuk datang dan rasakan sendiri suasana tur! Tapi sebelum itu, intip di sini lima fakta tentang trofi Liga Champions yang harus Anda ketahui:

1. Sebelum dikenal sebagai Liga Champions UEFA (UCL), nama turnamen ini adalah European Cup. Piala perdananya disumbangkan oleh L'Équipe, sebuah surat kabar olahraga dari Prancis.

2. Piala UCL saat ini adalah versi desain keenam yang direplikasi, yang telah digunakan sejak 2006 atau setelah Liverpool memenangkan gelar European Cup kelima pada tahun 2005.

3. Hanya ada lima klub yang memiliki hak istimewa untuk menyimpan trofi UCL asli, yaitu: Real Madrid, AFC Ajax, Bayern Muenchen, AC Milan, dan Liverpool. Sebuah klub diizinkan menyimpan trofi versi asli jika telah berhasil memenangkan liga sebanyak lima kali atau tiga kali berturut-turut.

4. Karena bentuknya yang ikonik, trofi Liga Champions sering dijuluki sebagai "Si Telinga Besar", atau La Coupe aux Grandes Oreilles dalam bahasa Prancis dan La Orejona dalam bahasa Spanyol.

5. Desain trofi UCL terinspirasi dari karya Jörg Stadelmann, seorang desainer perhiasan asal Swiss. Trofi ini berwarna perak mengkilap dengan tinggi 74 cm dan berat sekitar 11 kilogram. Trofi UCL akan diukir dengan nama klub yang menjuarai turnamen di akhir pertandingan final.

Jadwal Acara

Perhentian Tur Piala 1 – Afrika Selatan 4–6 Maret 2019
Perhentian Tur Piala 2 – Namibia 7–8 Maret 2019
Perhentian Tur Piala 3 – Indonesia 11–17 Maret 2019
Perhentian Tur Piala 4 – Mozambik 1–7 April 2019
Perhentian Tur Piala 5 – Tiongkok 11–13 April 2019
Perhentian Tur Piala 6 – Nigeria 16–18 April 2019
Perhentian Tur Piala 7 – Amerika Serikat 27 & 30 April 2019
Final Pertandingan UCL – Madrid 1 Juni 2019.

(Trofi Liga Champions Eropa/foto: standard.co.uk) Perhelatan tur trofi Liga Champions UEFA persembahan Heineken akan menuju ke Indonesia...
Menulis Indonesia 20 Feb 2019
Jedadulu

Waspada, Kurang Tidur Berpotensi Picu Penyakit Jantung

(Belum tidur/ilustrasi/foto: Pixabay)

Sudah sejak lama para peneliti meyakini kurang tidur dan kualitas tidur yang buruk berpotensi meningkatkan risiko penyakit jantung. Ini lantaran sebagian proses perbaikan tubuh, terutama pada jantung, terjadi saat seseorang tidur. Namun, alasan biologis yang mendasarinya belum jelas.

Kini, sebuah penelitian baru mengungkap mengapa kualitas tidur yang buruk bisa berimbas pada jantung dan pembuluh darah. Keyakinan para peneliti itu dipertegas dalam studi baru yang dimuat di Live Science.

Dalam penelitian yang dilakukan pada tikus, peneliti menemukan tidur yang terfragmentasi mengubah kadar hormon tertentu. Hal ini meningkatkan produksi sel-sel inflamasi di sumsum tulang. Peradangan ini berperan dalam pengembangan aterosklerosis atau pengerasan pembuluh darah karena penumpukan plak.

Kelompok tikus dibagi menjadi dua. Kelompok pertama berisi tikus yang dibiarkan tidur dalam waktu yang cukup, sedangkan kelompok kedua berisi tikus yang ketika tidur diganggu dengan alat yang bergerak secara otomatis melintasi bagian bawah kandang.

Hasilnya, tikus yang kurang tidur tidak mengalami perubahan berat badan atau kadar kolesterol dibandingkan dengan tikus yang cukup tidur. Namun, tikus yang kurang tidur memang memiliki plak yang lebih besar di arteri dan tingkat peradangan yang lebih tinggi di pembuluh darah, bila dibandingkan dengan tikus yang cukup tidur.

Hal ini menurut peneliti disebabkan karena tidur yang tidak nyenyak dapat mengubah kadar hormon hipokretin (juga dikenal sebagai orexin). Penurunan kadar hipokretin menyebabkan peningkatan kadar protein yang disebut CSF1 sehingga meningkatkan produksi peradangan sel darah putih di sumsum tulang. Peradangan ini memicu percepatan aterosklerosis.

Temuan yang dipublikasikan dalam Jurnal Nature, Rabu, 13 Februari 2019 ini memperlihatkan fakta bahwa tidur yang cukup dapat melindungi dari aterosklerosis. Sebaliknya, kualitas tidur yang kurang membuat kondisi semakin buruk. Namun demikian, karena penelitian dilakukan pada tikus, peneliti perlu mempelajari lebih lanjut temuan ini pada manusia.

(Dinar K Dewi)

(Belum tidur/ilustrasi/foto: Pixabay) Sudah sejak lama para peneliti meyakini kurang tidur dan kualitas tidur yang buruk berpotensi men...
Menulis Indonesia 18 Feb 2019
Jedadulu

Mencari Wisata Alternatif di Kota Depok? Silakan Kunjungi RW 16 Ini


(Anak-anak bermain di depan rumahnya di RW 16 Bakti Jaya Depok/Foto: jedadulu.com)

Depok, Jawa Barat, selama ini dikenal sebagai salah satu kota pelajar dengan puluhan kampus yang betebaran di penjuru kota. Selain kampus, di kota penyangga ibu kota negara, Jakarta, ini kini menjamur puluhan pusat perbelanjaan dan mal, terutama terpusat di jalan protokol, Jalan Margonda Raya.

Sebagian warga pun memanfaatkan akhir pekan atau saat liburan di mal-mal itu. Istilahnya wisata mal. Meski menurut saya, wisata mal kurang sehat, terutama buat kesehatan dompet, hehehe...

Memang tak mudah untuk mencari lokasi wisata di Kota Depok karena tak begitu banyak spot-spot wisata di kota berikon belimbing ini. Lokasi yang menjadi obyek wisata kota ini sebagian besar baru bermunculan beberapa tahun terakhir. Seperti Masjid Kubah Mas, Pondok Zidane, D'Kandang, Kampung 99 Pohon, Kolam Renang Pasir Putih, Taman Gurame, Depok Fantasi Waterpark, dan Taman Wiladaktika.

Namun warga Depok tak perlu berkecil hati. Obyek wisata baru masih bisa dimunculkan asal ada niat, komitmen, dan kreativitas. Semua bisa dimulai dari lingkungan sendiri. Paling tidak, itulah yang saya lihat di Kampung RW 16 Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, pada awal 2019 ini.

Saat memasuki lingkungan RW 16, saya disambut dengan tanaman hias berjajar rapi di sepanjang gang. Sama sekali tak terlihat suasana kumuh, seperti sampah berserakan, air got yang kelam dan mampet, serta jalanan gersang.

Pemandangan ini sungguh memanjakan mata. Penataan lingkungan RW 16 ini memang sangat rapi, nyaman dan asri. Heran? Bisa jadi. Pasalnya, selama saya tinggal di ibu kota hampir tidak pernah saya menemui kampung seasri ini.

Kampung RW 16 ini memang benar-benar berbeda. Saat memasuki kampung, kita disambut dengan gapura yang diiringi dengan deretan tanaman hijau sepanjang gang. Meski tidak ada pohon besar, nuansa hijau tetap terpancar dari setiap rumah. Beragam tanaman kecil dalam pot menjadi sumber kesejukan.

Setiap rumah tampak hijau dan rimbun dipenuhi berbagai jenis tanaman hias, obat, dan buah. Di tiap gang terdapat papan slogan tentang pentingnya menjaga kebersihan dan lingkungan. Di beberapa dinding rumah warga, mural bertema hewan, alam, dan lingkungan. Hmm, cocok banget untuk dikunjungi siapa saja, terutama warga Depok yang butuh rekreasi gratis.

Wajar bila Ketua RW 16 Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Sumarno, saat saya temui pun memimpikan lingkungannya menjadi obyek wisata baru di Kota Depok. Apalagi, hampir setiap hari ada saja pengunjung yang datang ke RW 16.

Ada yang datang sekadar berfoto mengambil gambar. Ada yang ingin belajar tentang pengelolaan sampah. Ada yang berniat membeli produk dan kerajinan hasil pengelolaan sampah milik warga. Ada pula rombongan dari RW-RW lain yang ingin melakukan studi banding. Sejumlah media, baik media massa mainstream hingga para blogger pun kerap menjadikan RW 16 sebagai bahan laporan dan tulisan.

Penasaran untuk berkunjung ke RW dan sekadar 'mencuci mata'? Tak sulit untuk menjangkaunya. Dari Jalan Margonda Raya, silakan menuju Jalan Baru atau Jl Ir H Juanda. Dari arah Margonda, RW 16 ada di seberang kanan. Silakan mencari Masjid At Taubah. RW 16 berada tepat di belakang masjid.

(Dinar K Dewi)


(Anak-anak bermain di depan rumahnya di RW 16 Bakti Jaya Depok/Foto: jedadulu.com) Depok, Jawa Barat, selama ini dikenal sebagai...
Menulis Indonesia 17 Feb 2019
Jedadulu

Pranaraksa: Agar Buah Lokal Nusantara tak Semakin Langka

(Foto-foto: jedadulu.com)

Kenal dengan Bintaro, Menteng, Kemang, Gandaria, Matoa. dan sebagainya? Jika Anda menganggap dan menjawab itu semua adalah nama-nama sejumlah wilayah di Jakarta dan sekitarnya, jawaban Anda tentu tak salah. Namun pahamkah bila nama-nama itu adalah nama jenis buah lokal Nusantara?

Mungkin sebagian yang sudah berusia dewasa setengah tua atau lanjut usia, mengenal nama-nama itu sebagai nama buah. Ada pula yang paham karena pernah belajar toponimi alias ilmu yang berkaitan dengan penamaan suatu wilayah. Namun kemungkinan sebagian besar dari kita tak mengenal nama-nama itu sebagai nama buah, layaknya buah pisang, mangga, jeruk, apel, anggur, semangka, melon, rambutan, dan lain sejenisnya.

Lantas bagaimana bisa nama-nama buah lokal itu tak begitu dikenal dan bahkan bisa dikatakan langka? Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI, Enny Sudarmonowati, menuturkan, buah menjadi langka salah satu cirinya adalah buah itu tidak enak dimakan, misalnya pahit atau terlalu asam. Sehingga, jenis buah seperti ini tak banyak ditanam dan diperjualbelikan.



Ini juga bisa menjadi alasan buah yang sebelumnya sempat langka, ketika disantap ternyata enak atau bisa dijadikan menu tambahan, kini menjadi tak langka lagi. Sebut saja ciplukan atau sering dikenal dengan groundcherry atau goldenberry. Ciplukan kini banyak beredar di supermarket dan mall-mall besar dan sudah dikemas memikat sehingga daya jualnya tinggi.

Adapun untuk mengetahui sebuah tanaman buah disebut langka atau tidak bisa dilakukan dengan berbagai cara. Enny menyebutkan, cara itu antara lain dengan melihat literatur atau database flora/fauna yang kini sudah banyak beredar. Bisa juga pergi ke Herbarium (material tumbuhan yang telah diawetkan) dengan membawa sampel lengkap spesimennya, seperti daun, bunga, dan buah. Atau bisa pula melalui kajian toponiminya, termasuk bertanya pada penduduk asli setempat.


Nah, untuk menyelamatkan buah langka Nusantara, sejak tahun 2017, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan PT Astra International Tbk bekerja sama melalui program Konservasi Keanekaragaman Buah Langka Nusantara (Pranaraksa). Program ini berupaya menghindari kepunahan buah langka melalui pengumpulan, pendataan, pembibitan, dan penyebarluasan kembali ke masyarakat.

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah Pelatihan Pegiat Pranaraksa yang berlangsung pada Rabu, 13 Februari 2019 lalu, di Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan LIPI di Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Enny mengungkapkan, pelatihan ini merupakan awal yang baik untuk mengenal konservasi hayati dan LIPI sebagai scientific authority. “Semua pihak memiliki kewajiban ikut terlibat dalam perlindungan sumber daya alam hayati dan ekosistem Indonesia. Oleh karena itu, kolaborasi antara LIPI dan Astra harus tetap terjalin dengan baik,” jelas Enny.

Menurut Team Leader of Environment and Social Responsibility Division PT Astra International Tbk, Bondan Susilo, di tahun 2019, selain fokus pada penanaman buah langka, Program Pranaraksa juga mulai fokus terhadap pengembangan softskill individu para praktisi melalui program yang inovatif dan implementif. “Salah satu kegiatan nyata yang mengawali program kerja sama LIPI dan Astra adalah dengan diadakan pelatihan Pegiat Pranaraksa 2019,” jelasnya.


Materi yang didapatkan selama pelatihan adalah edukasi tentang pengetahuan dasar mengenai konservasi keanekaragaman hayati, khususnya buah langka Nusantara, proses penanaman dan perawatan tumbuhan yang baik dan efektif. Selain itu, juga rencana strategis jangka pendek, menengah, dan panjang dalam melakukan keanekaragaman hayati.

Peserta juga melakukan praktik penanaman pohon buah langka di area pembibitan kerjasama Astra-LIPI serta kunjungan ke laboratorium biak sel dan jaringan tanaman Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI.


Program mulia ini tentu akan menegaskan keberadaan Indonesia sebagai negara mega biodiversity yang memiliki keanekaragaman hayati baik flora dan fauna yang sangat kaya. Berdasarkan penelitian, 10 persen tumbuhan, 12 persen mamalia, 16 persen reptil, 17 persen burung, dan 25 persen ikan yang ada di dunia hidup di Indonesia. Padahal luas Indonesia hanya 1,3 persen dari luas Bumi.

Pranaraksa diharapkan menepiskan kekhawatiran banyak pihak, terutama kekhawatiran sebagai negara mega biodiversity namun tak memiliki atau hanya sedikit memiliki tanaman atau buah asli dari negeri sendiri. Akan terasa aneh.

Jangan sampai anak-cucu kita kelak tak mengenal buah lokal negeri sendiri. Jangan sampai buah lokal kita semakin langka dan akhirnya punah (seperti dinosaurus, ya). Jangan sampai. Karena kalau bukan kita sendiri, siapa lagi yang menjaga keanekaragam hayati negeri ini.

 (Dinar K Dewi)

(Foto-foto: jedadulu.com) Kenal dengan Bintaro, Menteng, Kemang, Gandaria, Matoa. dan sebagainya? Jika Anda menganggap dan menjawab i...
Menulis Indonesia 15 Feb 2019
Jedadulu

Berat Badan Kurang tak Baik Bagi Kesehatan, Ngemil Saja

(Ngemil makanan ringan/foto: pixabay)

Kelebihan berat badan atau obesitas dan kekurangan berat badan sama-sama berdampak buruk bagi kesehatan.

Selama ini banyak orang lebih terfokus pada persoalan obesitas. Namun jangan salah sangka, kekurangan berat badan bisa sama buruknya bagi kesehatan Anda.

Menurut sebuah penelitian di Amerika Serikat (AS), dikutip dari Healthline belum lama ini, kekurangan berat badan berkaitan dengan risiko 140 persen lebih besar kematian dini pada pria dan 100 persen pada wanita.

Untuk mencegah hal tersebut dapat dilakukan dengan beberapa cara. Hal terpenting adalah mengisi perut secara rutin dengan karbohidrat dan lemak setidaknya tiga kali sehari. Banyak makanan tinggi karbohidrat dan tinggi lemak untuk menambah berat badan. Pilihan terbaik adalah mengonsumsi makanan yang banyak protein, lemak, dan karbohidrat.

Pastikan untuk makan setidaknya tiga kali sehari seperti nasi, ikan, ayam, hingga sayur-sayuran yang mengandung serat. Nah, ini yang kadang terbaikan. Cobalah untuk menambahkan cemilan padat energi bila perlu. Karena ngemil yang dilakukan secara sering juga dapat menambah berat badan dan cukup menambah energi.

Jadi nggak apa jika punya kebiasaan ngemil. Apalagi ada potensi peningkatan risiko kematian dini pada pria dengan berat badan yang kurang. Di AS, satu persen pria dan 2,4 persen wanita usia 20 tahun ke atas mengalami berat badan yang kurang. Hal tersebut juga dapat mengganggu fungsi kekebalan tubuh, meningkatkan risiko infeksi, memicu osteoporosis, patah tulang, dan menyebabkan masalah kesuburan.

Selain itu, orang yang kekurangan berat badan jauh lebih besar kemungkinannya untuk mengalami sarkopenia, yaitu pemborosan otot yang berkaitan dengan usia. Kemungkinan berisiko lebih besar mengalami demensia. Menyeramkan bukan? Makanya sekali lagi tak ada salahnya kalau Anda selama ini gemar ngemil, asal jangan keterusan. Nanti jatuhnya malah kena obesitas.

(Dinar K Dewi)

(Ngemil makanan ringan/foto: pixabay) Kelebihan berat badan atau obesitas dan kekurangan berat badan sama-sama berdampak buruk bagi kes...
Menulis Indonesia 14 Feb 2019
Jedadulu

Trik Bagi Orang Tua untuk Bantu Anak Saat Harus Pindah Sekolah

(Bersiap ke sekolah/foto: pixabay)

Perjalanan kami dalam memilih sekolah anak beberapa tahun lalu memberi banyak pelajaran bagi saya pribadi. Ternyata apa yang menurut orang tua baik belum tentu tepat buat anak.

Terlebih bila anaklah yang harus menjalaninya. Begitu pun yang terbaik untuk anak yang satu, belum tentu pas untuk anak yang lain. Silakan baca dulu soal ini, di sini "Mencari Sekolah yang Pas, Ada Kalanya Kita Harus Kompromi dengan Anak." 

Nah saat memulai sekolah baru pun dapat menjadi waktu yang cukup menegangkan bagi seorang anak. Baik itu masa pra-sekolah atau masa transisi dari sekolah dasar ke sekolah menengah, atau pindah sekolah karena sebab satu dan lain hal, akan selalu ada masalah yang bisa ditemukan pada anak.

Transisi seperti ini penting bagi perkembangan anak. Riset dari University College London (UCL) Inggris belum lama ini menunjukkan cara transisi pada anak usia dini dapat berdampak pada kemampuan menghadapi perubahan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Tentu penting untuk memastikan anak-anak tahu apa yang diharapkan, merasa siap, dan memberi banyak dukungan selama proses berlangsung. Kita sebagai orang tua dapat membantu memfasilitasi transisi sekolah anak agar berjalan lancar. Ini beberapa cara atau trik yang dapat dilakukan orang tua, dikutip dari ABC.net, Rabu, 6 Februari 2019.

- Berkunjung ke sekolah baru

Manusia cenderung takut dengan apa yang tidak atau belum diketahui. Itulah sebabnya mengunjungi sekolah baru sebelum waktu belajar adalah cara yang bagus membantu anak merasa lebih tenang tentang masa transisi.

- Libatkan anak sebanyak mungkin


Melibatkan anak secara aktif dalam persiapan memulai atau berganti sekolah akan membantu mereka merasa seolah-olah memiliki pendapat dalam masalah ini. Hal itu juga dapat membantu membangun antisipasi. Misalnya, ketika orang tua perlu memilih di antara beberapa sekolah yang berbeda, coba mempersempit yang terbaik. Kemudian mendiskusikan opsi dengan anak untuk melihat apakah mereka memiliki preferensi untuk sekolah yang inginkan.

- Bantu anak tetap berhubungan dengan teman-teman lama


Kehilangan pertemanan adalah masalah yang penting bagi anak-anak yang pindah dari satu sekolah ke sekolah lain. Penelitian menunjukkan, persahabatan prasekolah penting untuk pengembangan ketrampilan sosial dan emosional dan mereka dapat meningkatkan perasaan memiliki sekaligus mengurangi stres. Orang tua juga dapat mendiskusikan tentang membuat pertemanan baru. Namun, ini tak berarti sang anak harus memilih antara teman lama dan teman baru. Penting meyakinkan anak berganti sekolah tidak berarti kehilangan teman yang baik.

- Berbicara positif tentang perubahan


Anak-anak cenderung mengambil sikap orang tua terhadap suatu situasi. Kalau orang tua merasa cemas tentang transisi sekolah, anak mungkin mulai mencerminkan emosi itu. Ketika sudah melihat gelagat tersebut, cobalah membahas itu dengan aura positif.

- Pahami dan diskusikan keprihatinan anak


Jika anak memiliki pertanyaan atau masalah, jangan menepisnya dengan jawaban, "Jangan khawatir, itu akan baik-baik saja." Penting untuk mengakui kekhawatiran sang anak. Setelah tahu apa yang anak cemaskan, orang tua dapat meluangkan waktu memeriksa detailnya. Coba diskusikan bagaimana anak akan sampai ke dan dari sekolah atau menjelaskan seperti apa jadwal baru nantinya.

(Dinar K Dewi)

(Bersiap ke sekolah/foto: pixabay) Perjalanan kami dalam memilih sekolah anak beberapa tahun lalu memberi banyak pelajaran bagi saya ...
Menulis Indonesia 12 Feb 2019
Jedadulu

Jika Tol Kelar, Cinere-Sawangan-Citayam Kawasan Menjanjikan

(Tol Depok-Antasari/Desari/Foto: tangkapan layar Youtube)

Kawasan Cinere, Sawangan, Depok, Citayam, dan Bojong Gede kerap menjadi pilihan kedua sebagai kawasan hunian di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Kapasitas jalan yang terbatas sehingga akses ke lokasi selalu macet membuat kawasan itu belum menjadi favorit dibanding Bekasi, Bintaro, dan Cibubur, misalnya.

Rencana pembangunan dua jalan tol sejak sekitar 15 tahun lalu; Cinere-Jagorawi dan Depok-Antasari-Bojong Gede, yang melintas kawasan itu, sudah mulai terealisasi. Itulah yang menyebabkan kawasan tersebut mulai bisa disebut sebagai calon kawasan hunian ideal. Apalagi, kawasan ini jarang ada pabrik, tak seperti di Bekasi dan Tangerang.

Jika mau bersabar--entah dua atau tiga tahun lagi--pembangunan tol Jagorawi-Cinere (bagian dari JORR II) dan Antasari-Depok-Bojong Gede, bukan hanya akan memperlancar lalu lintas Depok-Jakarta tapi juga membuka akses Cinere, Sawangan, Depok, Citayam, dan Bojong Gede terhadap kawasan lain.

Ruas Cinere-Jagorawi dan Antasari-Depok-Bojong Gede yang bertemu di Jl Krukut Raya dan di Jl Limo Raya dekat Griya Cinere, tersambung dengan semua jalan tol di Jabodetabek. Dengan demikian kawasan ini akan mudah dicapai dari dalam Jakarta dan wilayah Bodetabek lain.

Saat ini atau tahun 2019,  konstruksi tol sudah bisa dilihat. Prospek Cinere-Sawangan juga terangkat oleh kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang akan menjadikannya sebagai pusat pertumbuhan baru. Untuk itu Jalan Raya Limo yang menghubungkan kedua daerah itu dan akses ke jalan tol akan dilebarkan. Di sini Megapolitan Group, salah satu developer besar di Cinere, akan membangun komplek pertokoan.

Sementara di Graha Cinere akan dikembangkan mal, perkantoran, dan pertokoan. Sedangkan di Puri Cinere dibangun town house dan apartemen. Baru saja diluncurkan rumah mewah (riverside housing) berharga miliaran rupiah dalam jumlah terbatas.

Tak pelak lagi rencana pembangunan jalan tol dan kebijakan pemkot itu membuat harga tanah di Puri Cinere melejit. Kalau beberapa bulan lalu baru Rp 3,5 juta/m2 kini sudah ditawarkan sekitar Rp 5-6 juta/m2.

Begitu pembangunan jalan tol itu selesai, harga tanah di beberapa perumahan sekitarnya pasti akan meroket cepat. Di Jalan Sawangan masih ada beberapa perumahan lagi yang bisa dipilih, seperti Taman Melati Sawangan (30 ha), Sawangan Permai (40 ha), Sawangan Regency, Griya Sawangan Asri, dan Puri Bali.

Perumahan-perumahan skala kecil yang agak jauh dari bakal pintu tol Limo juga menarik. Sebutlah Wismamas Cinere, Sawo Griya Kencana, Panorama Bukit Cinere, dan Vila Cinere Hijau, semuanya di Jl Raya Limo. Harganya masih relatif terjangkau. Belum lagi sejumlah town house kecil yang tumbuh bak jamur.

Selain mudah mengakses jalan tol itu, berbagai perumahan juga bisa memanfaatkan aneka fasilitas. Perumahan di kawasan Citayam dan Bojong Gede juga akan kebagian rezeki, karena perumahan-perumahan itu, seperti Taman Raya Citayam, Griya Bukit Permata, Puri Artha Sentosa, berada dalam radius 4-6 km dari bakal pintu tol Bojong. Selain dekat dengan akses tol lokasi perumahan juga dekat dengan stasiun.

Tapi sekali lagi, semua tergantung, kelarnya pembangunan tol. Jika tol kelar, kawasan itu akan melejit menjadi wilayah yang sangat menjanjikan, karena termasuk dekat alias menempel dengan DKI Jakarta.

(Dinar K Dewi)
* Penyempurnaan dari tulisan di blog lama saya, grahagiya.blogspot.com

(Tol Depok-Antasari/Desari/Foto: tangkapan layar Youtube) Kawasan Cinere, Sawangan, Depok, Citayam, dan Bojong Gede kerap menjadi pilih...
Menulis Indonesia 11 Feb 2019
Jedadulu

Satu Setengah Jam Berkunjung ke Keraton Yogyakarta


(Foto-foto: jedadulu.com)
Berjalan-jalan di Yogyakarta mungkin rasanya kurang lengkap jika tak mengunjungi Kompleks Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Berdiri megah di jantung kota, Keraton Yogyakarta menjadi detak yang memberikan ruh pada kota budaya ini.

Keraton Yogyakarta merupakan bukti bahwa budaya dan tradisi yang masih dihidupkan akan mampu bersinergi dengan laju modernisasi. Jika ingin berkunjung ke Kompleks Keraton Yogyakarta, disarankan untuk datang tidak terlalu siang. Namun jangan juga kepagian seperti yang kami alami.

Kami berangkat dari penginapan di Sleman menuju keraton sejak pukul 06.00 WiB dengan menggunakan mobil pribadi. Di tengah jalan, kami menyempatkan diri sarapan bubur ayam selama kurang lebih setengah jam.

Jalanan Yogyakarta saat itu tak terlalu padat, mobil pun berjalan dalam kondisi normal. Banyak penunjuk jalan yang mudah ditemukan untuk mengarahkan kami menuju keraton.

Tak terasa sekitar pukul 08.15 WIB kami sudah tiba di Kompleks Keraton Yogyakarta. Gerbang keraton masih tertutup. Karena keraton ternyata baru buka pukul 09.00 WIB. Kami kepagian. Maklum baru sekali ke sini dan teledor lupa mencari informasi jam buka keraton.

Sesaat setelah memarkir mobil di samping luar keraton, sejumlah tukang becak langsung berebut menawarkan jasa. "Monggo Mas keliling Yogyakarta dulu, sambil nunggu keratonnya buka," rayu si tukang becak paruh baya.

Daripada bengong menunggu keraton buka, kami pun mengiyakan saja. Setelah tawar-menawar ongkos, akhirnya kami sepakat membayar Rp 30 ribu. Si tukang becak pun memanggil satu temannya lagi. Jadilah kami berempat menaiki dua becak setelah membayar Rp 60 ribu untuk dua becak.

Awalnya, kami membayangkan akan menyenangkan keliling Yogyakarta naik becak. Menikmati semilir angin di pagi hari. Namun kenyataannnya, kami harus sedikit menelan kekecewaan.

Di beberapa titik tukang becak menghentikan kayuhannya dan 'memaksa' kami mengunjungi toko-toko tertentu, seperti toko suvenir, bakpia, kaos, dan lukisan. Mungkin tukang becak itu mendapat bonus di toko-toko ini. Okelah bakpia yang terkenal lezat itu kami terima sekalian buat oleh-oleh.



Nah pas di galeri lukisan--yang konon pelukis dari keraton--kami merasa dijebak. Kami nggak berniat beli satu pun lukisan yang minimal harganya Rp 150 ribu. Ketika kami menolak Si Mas penjaga galeri malah malak minta uang berapa pun. Jadilah terpaksa kami kasih Rp 50 ribu karena nggak enak hati sudah telanjur keliling galerinya.

Setelah diputar-putar sama tukang becak, yang kami pikir jaraknya nggak jauh-jauh amat hanya memutari kompleks keraton, kami pun kembali ke gerbang keraton. Usai membayar Rp 60 ribu dengan perasaan sedikit dongkol, kami pun siap masuk halaman keraton. Tak apalah buang waktu dan uang pada si tukang becak sembari menunggu keraton buka. Kami akhirnya mencoba memaklumi, mungkin begitulah cara mendapat uang yang mereka tahu.




Wilayah Kompleks Keraton Yogyakarta ini terdapat dua loket pintu masuk, yaitu Museum Siti Hinggil Keraton Yogyakarta dan Tepas Pariwisata Keraton Yogyakarta. Jarak antara pintu pertama dengan pintu kedua bisa ditempuh dengan hanya berjalan kaki sekitar 10 menit. Tiket masuk ke Museum Siti Hinggil Keraton Yogyakarta dikenakan biaya Rp 5.000 dan tambahan Rp 2.000 untuk biaya izin foto. Biaya masuk ke Tepas Pariwisata Keraton Yogyakarta adalah Rp 7.500 dan tambahan Rp 1.000 untuk biaya izin foto atau video.

Suara daun sawo kecik yang menari tertiup angin menyambut kedatangan kami di Keraton Yogyakarta. Lamat-lamat terdengar suara gamelan yang mengalun pelan. Di sisi lain para abdi dalem terlihat bercengkerama bersama rekannya dan beberapa di antaranya lalu lalang di halaman tanpa alas kaki. Beberapa guide menawarkan jasa tapi kami menolaknya secara halus. Khawatir kejadian 'kejebak' sama tukang becak berulang lagi.

Keraton ini terletak tepat di jantung kota, melintang di antara dua aliran sungai, Code dan Winongo. Dipilihnya lokasi ini sebagai tempat berdirinya istana karena keberadaan dua sungai tersebut bisa menjadi benteng pertahanan alami. Selain itu bisa terlindung dari kemungkinan banjir. Keraton Yogyakarta ini dirancang oleh Pangeran Mangkubumi pada tahun 1775 silam, tak lama sesudah penandatanganan Perjanjian Giyanti. Begitulah informasi yang kami dengarkan sekilas dari guide yang melintas membawa sejumlah pengunjung.


Menyusuri istana yang hingga kini masih difungsikan sebagai tempat tinggal raja dan keluarganya  menjadi perjalanan yang menyenangkan dan sarat pengetahuan. Kompleks Keraton Yogyakarta terbagi menjadi dua bagian, yakni bagian yang boleh dikunjungi wisatawan serta bagian yang tertutup karena menjadi pusat kegiatan keluarga kerajaan.

Selain bangunan-bangunan megah berupa pendopo atau yang juga disebut dengan bangsal, kami pun mengunjungi museum benda bersejarah di Keraton Yogyakarta. Ada koleksi mobil kuno Sri Sultan dan Presiden RI pertama. Ada koleksi peralatan makan hadiah dari negara kerabat, aneka kain batik beserta sejarah pembuatannya, koleksi kursi Sri Sultan Hamengkubowono (HB) VIII dan permaisuri, serta koleksi lukisan. Salah satu yang jangan sampai dilewatkan adalah lukisan potret diri Sri Sultan HB VI karya maestro Raden Saleh.

Melangkah ke bagian ujung, kami menjumpai sebuah bangunan yang memaparkan secara lengkap informasi, dokumentasi, serta memorabilia Sri Sultan HB IX. Di bangunan ini terdapat beragam pakaian, seperti pakaian resmi kerajaan, pakaian yang dikenakan saat supitan. Pakaian berkuda dan sepak bola, seragam Pandu, meja kerja, lencana tanda jasa, ijazah, hingga koleksi kamera lawas milik Sri Sultan.

Tak sampai satu jam, kami sudah bisa keliling di Keraton Yogyakarta. Atau, sekitar satu setengah jam jika dihitung dengan keliling-keliling sama tukang becak.

Sebenarnya, ini jalan-jalan yang menyenangkan dan sarat pembelajaran sejarah dan budaya Jawa. Karena Keraton Yogyakarta tidak hanya menjadi tempat tinggal raja, namun juga denyut nadi kebudayaan Jawa. Keraton Yogyakarta konon juga menjadi pusat dari garis imajiner yang menghubungkan Pantai Parangtritis dan Gunung Merapi. Di keraton ini pun ada banyak spot bagus yang bisa digunakan untuk berpose.

(Dinar K Dewi)



Info Seputar Harga Tiket dan Jam Buka Keraton Yogyakarta
(Kami berkunjung pada Agustus 2018)

- Wisatawan lokal: Rp 5.000
- Wisatawan asing: Rp 15.000
- Biaya tambahan izin foto: Rp 2.000
- Parkir mobil: Rp 5.000
- Jam buka: Senin–Minggu pukul 09.00–14.00 WIB

Info Seputar Jasa Pakai Becak di Yogyakarta

- Wajib tahu rute biar tak dipermainkan
- Tentukan harga di awal, jangan asal naik becak tanpa bernegosiasi harga
- Lafal bahasa Jawa, kalau bisa, biar gampang negosiasinya
- Cari becak yang tak mangkal, tarifnya biasanya jauh lebih miring ketimbang naik becak pangkalan.


(Foto-foto: jedadulu.com) Berjalan-jalan di Yogyakarta mungkin rasanya kurang lengkap jika tak mengunjungi Kompleks Keraton Ngayogy...
Menulis Indonesia 10 Feb 2019
Jedadulu

Ini 3 Tempat Pertama yang Sebaiknya Anda Temukan Saat Liburan

(Persiapan bepergian/liburan/foto: pixabay)

Apa yang pertama kali Anda lakukan saat 24 jam pertama sampai di lokasi liburan di luar kota? Sebelum melakukan apapun, ketika berlibur ke luar kota, itu artinya Anda sedang meninggalkan semua sistem pendukung di rumah.

Jika di rumah segala sesuatu bisa didapatkan dengan mudah, hal yang sama mungkin tidak bisa Anda dapatkan saat menginap di luar kota. Beruntung, beberapa kebutuhan dasar masih bisa ditemukan di setiap kota yang dikunjungi. Ada tiga tempat yang harus Anda temukan saat menginap di luar kota.

Jika sudah mengetahui lokasi ketiga tempat ini, maka Anda dijamin bisa beraktivitas dengan tenang dan nyaman. Dilansir New York Times, inilah tiga tempat tersebut.

Lokasi Akses Internet

Pergi ke kota baru yang belum familiar akan sangat dimudahkan apabila akses informasi tersedia dengan baik. Mencari tahu lokasi hot spot Wi-Fi penting apabila ponsel Anda sewaktu-waktu kehilangan layanan internat atau paket data internet tidak memungkinkan.

Idealnya, semua hotel menyediakan hot spot Wi-Fi bagi para tamunya. Namun jika tidak ada, temukan tempat-tempat yang menyediakan akses gratis Wi-Fi seperti kafe, perpustakaan, atau taman.

Apalagi banyak hal pertama kali dilakukan dalam 24 jam pertama saat liburan. Di peringkat teratas dengan rasio 27 persen, yang pertama kali dilakukan orang-orang saat liburan adalah memotret destinasi dan mengupload di media sosialnya. Ini tentu membutuhkan koneksi internet.

Apotek atau Toko Obat


Tidak banyak pelancong yang menyadari pentingnya toko obat atau apotek. Meskipun bisa membawa obat-obatan dari rumah, belum tentu itu bisa mengatasi penyakit atau kemalangan yang akan menimpa Anda (semoga tidak terjadi) selama di luar kota.

Anda akan membutuhkan apotek untuk mendapatkan obat yang dibutuhkan. Sebagian besar toko obat memiliki makanan dan dan minuman khusus yang mungkin juga dibutuhkan. Jika Anda menginap dalam waktu yang lama, mencari minimarket adalah pilihan yang tepat. Beberapa toko ada yang buka 24 jam dan ini penting ketika Anda membutuhkan obat sewaktu-waktu.

ATM atau Gerai Penukaran Uang

Saat bepergian di dalam kota atau masih dalam satu negara, kartu kredit dan debit cukup untuk membantu memenuhi semua kebutuhan berbelanja. Namun, jika keluar kota, sebaiknya cari tahu lokasi ATM atau gerai penukaran uang terdekat. Jika ke luar negeri, uang bisa ditukarkan terlebih dahulu di bank atau bandara sebelum Anda bepergian.

(Dinar K Dewi)

(Persiapan bepergian/liburan/foto: pixabay) Apa yang pertama kali Anda lakukan saat 24 jam pertama sampai di lokasi liburan di luar kot...
Menulis Indonesia 9 Feb 2019
Jedadulu

Tips Menghindari Rasa Sepi Saat Jadi Solo Traveller

(Solo traveller/ilustrasi/foto: pixabay)

Meredith Carey, seorang penulis dari CNTraveller, dalam sebuah tulisan menggambarkan perasaannya saat melakukan perjalanan seorang diri di usia 22 tahun. Ia merasa kerepotan melakukan solo trip pertamanya di Italia.

Carey pernah menangis di lorong Eataly Genoa, kelelahan akibat jetlag, dan hal yang membuat lebih parah saat tidak bisa menguasai bahasa lokal. Ia merasa seperti berada di dalam kegelapan. Hingga akhirnya ia mendapat cara untuk mengatasi rasa kesepian dan kekhawatiran saat melakukan solo trip.

Carey merasa lega karena tidak sendiri merasakan kesulitan berpelisir sendirian di tempat asing. Banyak para pelancong lain, salah satunya Samantha Brown yang mengalami hal serupa.

Brown yang juga editor dari Traveler Mark Ellwood sempat merasa kesepian. Para solo trip traveller kemudian berbagi pengalamannya untuk menghindari atau menaklukkan "blues perjalanan sendirian". Ini tips mereka buat yang sedang atau akan melakukan solo trip.

- Ubah Pola Pikir

Bila sebelumnya semua kegiatan selalu dikaitkan dengan banyak orang, kali ini lakukan aktivitas yang memang ingin dikerjakan sendirian. Misalnya, bersantai di bak mandi. Bahkan menatap diri sendiri di kaca besar yang jarang bisa dilakukan di rumah, hingga duduk di kafe, dan membaca buku bisa menjadi hal yang mudah dilakukan.

- Melebur Dalam Lingkungan

Berakting atau berpura-pura saja sebagai penduduk lokal yang sudah lama tinggal di tempat tersebut. Hal ini bisa ampuh untuk mengurangi rasa kesendirian. Berjalan di tengah taman dan menikmati suasana bisa menjadi salah satu aktivitas yang bisa dilakukan. Atau, pergilah ke supermarket dan beli bahan makanan untuk dimakan di hotel. Hal ini bisa membuat kita seolah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari penduduk lokal. Aktivitas ini juga cukup menghibur.

- Pergi ke Keramaian

Kesendarian menjadi hal yang tak bisa ditepis saat solo trip. Meski demikian, ini menjadi keindahan dalam melakukan perjalanan solo. Mengapa? Seorang solo traveller bertanggung jawab secara penuh terhadap dirinya sendiri sehingga memiliki kebebasan. Berbeda ketika melakukan perjalanan bersama rombongan yang mungkin mempunyai perbedaan pikiran.

Namun ketika merasa benar-benar sendirian dan membutuhkan teman, pergilah ke tempat ramai untuk menemukan "teman". Tempat ramai tersebut bisa berupa pasar lokal atau mal. Lokasi tersebut akan penuh dengan orang yang berkeliaran sehingga suasana ramai akan membuat kesendirian seolah tidak terasa lagi.

- Teman Saat Sarapan


Sarapan atau makan pagi menjadi hal yang tak boleh terlewatkan saat melakukan perjalanan seorang diri. Ketika sarapan di sebuah restoran, bawalah buku atau catatan. Kemudian buatlah catatan untuk hari itu. Berbincang sebentar dengan para staf restoran bukan hal buruk. Biasanya mereka cenderung belum sibuk pada pagi hari. Hal yang menguntungkan pada jam makan pagi, orang-orang biasanya lebih segar, santai, dan nyaman untuk diajak bicara.

(Dinar K Dewi)

(Solo traveller/ilustrasi/foto: pixabay) Meredith Carey, seorang penulis dari CNTraveller , dalam sebuah tulisan menggambarkan perasaan...
Menulis Indonesia 8 Feb 2019
Jedadulu

Tak Ingin Terjerat Hukum? Ikuti Kursus Online Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah: Gratis

(Firma KM & Partners menjalin kemitraan strategis dalam bidang pembelajaran online dengan PT Education Technology Indonesia/foto: jedadulu.com)

Kasus hukum di bidang pengadaan barang/jasa pemerintah hingga saat ini masih relatif tinggi. Hal ini paling tidak disebabkan oleh tiga faktor.

Pertama, si pelaku memang berniat jahat. Kedua, si pelaku tidak bisa menolak perintah atasan, dan yang ketiga adalah orang tidak memahami atau tidak tahu prosedur yang benar serta tidak tahu aturan tentang pengadaan barang/jasa pemerintah.

“Dari ketiga faktor tersebut didominasi oleh ketidakpahaman orang terkait prosedur pengadaan barang/jasa pemerintah sehingga terpaksa orang harus terseret kasus tindak pidana korupsi,” ujar Direktur Utama Firma KM & Partners, Khalid Mustafa, Kamis, 7 Februari 2019.

Atas dasar fakta tersebut, Firma KM & Partners berinisiatif meningkatkan literasi masyarakat terkait teori dan regulasi pengadaan barang/jasa pemerintah. Firma KM & Partners, yang selama ini dikenal sebagai sebuah perusahaan konsultan di bidang pengadaan barang/jasa, kemudian menjalin kemitraan yang strategis di bidang pembelajaran online dengan PT Education Technology Indonesia (IndonesiaX).

Melalui kemitraan strategis ini, IndonesiaX sebagai pemilik platform pendidikan online www.indonesiax.co.id akan menyediakan kursus online mengenai pengadaan barang/jasa pemerintah. Kelas pengelolaan barang/jasa pemerintah yang bisa diakses oleh siapa saja melalui internet tersebut menghadirkan Samsul Ramli, procurenment specialist dan penulis buku nasional tematik pengadaan barang/jasa pemerintah, sebagai pengelola kelas online.

“Kami menggandeng orang yang memang pakar di bidang pengadaan barang/jasa pemerintah agar peserta kursus online mudah memahaminya. Sebab ini merupakan pengetahuan, ilmu baru yang belum banyak dipahami masyarakat,” kata Khalid di sela penandatanganan kerja sama kedua perusahaan tersebut, Kamis.

Upaya ini dilakukan dengan menggandeng platform IndonesiaX agar pengetahuan tentang pengadaan barang/jasa pemerintah bisa diakses dan dipelajari oleh siapa saja di seluruh pelosok Indonesia. Masyarakat yang berminat tidak perlu membayar biaya kursus online ini. Karena semua materi disediakan oleh Firma KM & Partners bekerja sama dengan IndonesiaX sebagai penyedia fitur platform kursus digital.


Penandatanganan kerja sama bidang pembelajaran online antara Firma KM & Partners dengan PT Education Technology Indonesia (IndonesiaX).

Menurut Khalid, kelas pengadaan barang/jasa yang dikelola perusahaannya juga menyediakan sertifikat sebagai bukti kompetensi pada level tertentu. "Ini untuk kemudian dijadikan bekal mendapatkan sertifikat kompetensi pengadaan yang lebih advance," jelasnya. "Nantinya mereka yang lulus bisa memakai gelar kompetensi Certificate of Procurement Officer (CPOf)."

Samsul mengaku sangat tertarik dan antusias dengan ide kelas pengadaan secara online melalui IndonesiaX. Ia telah lama mendengar reputasi IndonesiaX dalam menginisiasi pembelajaran online. "Banyak tokoh-tokoh besar bergabung. Karena itu, saat Firma KM & Partners menawarkan kesempatan besar ini, saya langsung setuju,” jelasnya.

Dalam kursus pengadaan secara online ini, Samsul telah menyiapkan empat modul yang setara dengan unit kompetensi pengelola pengadaan barang/jasa tingkat pertama. Materinya merupakan kombinasi unit kompetensi standar nasional dan kompetensi dasar International Supply Chain Management.

Presiden Direktur IndonesiaX Lucy Pandjaitan mengatakan, Firma KM & Partners merupakan mitra kerja sama IndonesiaX yang terbaru. Sebelumnya sudah bergabung sejumlah mitra terutama dari kalangan perguruan tinggi seperti UI, ITB, UT, dan juga BNI 46, serta kaum akademisi.

“Kami ingin semua orang bisa mengakses pendidikan, baik yang miskin atau kaya. Karena itu, kami menyediakan platform kursus gratis yang bisa diikuti oleh siapa saja, tanpa ada batasan umur. Intinya kami ingin ada demokratisasi pendidikan di negara ini,” kata Lucy.

IndonesiaX memang menyediakan kursus-kursus berkualitas di platform berbasis online www.indonesiax.co.id yang dapat diakses secara gratis di seluruh pelosok negeri. Sejak diluncurkan pada 17 Agustus 2015, tercatat lebih dari 300 ribu pembelajar yang telah mengikuti sekitar 36 kursus di platform indonesiax.co.id. Para pembelajar berasal dari 34 provinsi.

Presiden Direktur IndonesiaX Lucy Pandjaitan

Adapun jenis kursus yang sudah ada, antara lain Manajemen Perubahan, Seni Merintis Usaha, Pengantar Kerekayasaan dan Desain, Manajemen Rantai Pasok, Pemasaran Efektif di Era Digital, dan Public Speaking. “IndonesiaX menyambut baik pembuatan video online tentang pengadaan barang dan jasa (PJB) yang bisa diakses secara gratis dari mana pun. Sehingga, melancarkan pengadaan barang dan jasa sesuai prosedur yang ditetapkan pemerintah,” kata Lucy.

Prof Muhammad Nuh, Guru Besar ITS yang juga Ketua Dewan Penasihat IndonesiaX mengatakan, IndonesiaX dalam usahanya untuk memenuhi kehausan keilmuan, terus berusaha menampilkan para ahli yang prominent dari perguruan tinggi dan lembaga ternama untuk berbagi ilmu dan pengalaman.

Semua itu, lanjut Menteri Pendidikan Nasional di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ini dilakukan secara masif agar terjadi kapitalisasi pengetahuan untuk mewujudkan masyarakat berbasis pengetahuan (knowledge based society).

Karena itu, kelas terbaru pengadaan barang/jasa ini tidak hanya dapat diakses oleh pelaku pengadaan barang/jasa pemerintah. Namun, kelas ini juga bisa diakses oleh masyarakat secara luas. Keutamaan kelas pembelajaran IndonesiaX adalah seluruh konten dan proses pembelajaran bersifat gratis.





(Firma KM & Partners menjalin kemitraan strategis dalam bidang pembelajaran online dengan PT Education Technology Indonesia/foto: j...
Menulis Indonesia 7 Feb 2019
Jedadulu

Tak Perlu Panik Bila Si Kecil Kena Cacar Air, Ini Penanganannya


(Anak sakit/ilustrasi/foto: pixabay)
Musim penghujan biasanya diikuti oleh musim penyakit. Berkurangnya intensitas sinar matahari membuat virus dan bakteri mudah berkembang-biak. Salah satu penyakit yang biasanya muncul adalah cacar air. 

Cacar air adalah penyakit yang disebabkan oleh virus varicella zoster. Meskipun bisa menimpa orang dewasa, cacar air pada umumnya banyak menimpa anak-anak, terutama yang daya tahan tubuhnya kurang baik.

Orangtua harus waspada bila mendapati anak dengan gejala: demam walau tidak tinggi, tidak nafsu makan, batuk, pilek, lemah, dan muncul bintik-bintik kecil berwarna merah yang lama kelamaan akan berubah menjadi semacam lentingan/lepuhan berisi cairan.

Bintik-bintik merah ini biasanya terasa sangat gatal sehingga membuat penderita ingin menggaruknya. Padahal bila digaruk biasanya malah akan memperparah penyakitnya.

Cacar air atau bisa juga disebut chickenpox umumnya memiliki masa inkubasi antara 7 sampai 21 hari dari pertama kali anak tertular sampai munculnya gejala. Dalam masa inkubasi tersebut, cacar air sudah dapat menular ke orang lain lagi walaupun gejala belum muncul. Jadi, bila mendengar ada teman anak kita yang terkena cacar, maka dalam rentang waktu tersebut, orang tua bisa bersiap waspada anaknya kemungkinan tertular.

Penyakit ini biasanya menular melalui percikan saluran napas dan kontak langsung dengan cairan dari vesikel cacar air.

Kedua anak saya sama-sama sudah mendapatkan jatah penyakit ini di usia taman kanak-kanak (TK). Namun, beda penanganan yang saya lakukan, ternyata berimbas pada kondisi masing-masing anak yang berbeda.

Pada anak pertama, kurangnya pengalaman membuat saya agak telat memberikan tindakan. Hanya berbekal "katanya" orang-orang di sekitar saya saja, saya melakukan perawatan untuk si sulung.

Waktu itu, baru di hari ketiga saya membawa si sulung ke dokter untuk berobat. Alhasil, waktu penyembuhannya relatif agak lama, sekitar 2 mingguan. Bintik-bintik cacar airnya pun tergolong sangat banyak. Merata hampir di seluruh tubuhnya.

Berbeda dengan kakaknya, si bungsu langsung saya bawa ke dokter ketika saya melihat ada bintik-bintik merah di sekitar dada saat dia sedang demam. Pertolongan yang lebih cepat membuat si kecil tak terlalu lama menderita. Bintik-bintik cacar nya pun tak terlalu banyak seperti kakaknya.

Meskipun relatif menyebalkan, cacar air bukanlah penyakit mematikan, terutama bila tak ada komplikasi yang menyertainya. Biasanya untuk mengobati, dokter akan memberikan acyclovir, sebagai obat anti virus oral untuk mengobati cacar air.
Menurut sejumlah penelitian, acyclovir dapat mengurangi hingga 20 persen jumlah bintil cacar di tubuh. Untuk orang tua, tak perlu panik bila mendapati anak terkena penyakit ini. Selain segera dibawa ke dokter, anak pun dapat dirawat sendiri di rumah. 

Tetap memberi asupan makanan bergizi merupakan poin penting dalam proses mempercepat penyembuhan. Mandikan anak dengan air dingin bila gejala demam sudah hilang. 

Bila masih demam, mandikan dengan air hangat yang diberikan obat antiseptik. Kebetulan yang saya gunakan adalah Dettol cair. Ini sangat membantu mencegah komplikasi infeksi pada kulit.

Berikan gel atau bedak pendingin untuk mengurangi rasa gatal. Untuk kedua anak saya, saya memberikan minyak tawon yang berguna tak hanya mengurangi rasa gatal tapi juga untuk mencegah bintik-bintik merah berkembang menjadi bintil berisi cairan. 

Setelah diolesi minyak tawon, biasanya bintik-bintik merah akan langsung menciut sehingga tak sampai berkembang menjadi bintil berisi cairan. Ini dapat meminimalkan bekas cacar air di kulit.

Potong kuku si kecil agar tidak menyebabkan luka dan memperparah lesi pada kulit saat digaruk. Selain itu, harus lebih rajin mencuci tangan.

Karantinalah anak sampai benar-benar sembuh agar tidak menularkan pada orang lain. Terutama pada bayi dan ibu hamil. Karena cacar air bisa berdampak serius pada keduanya.

(Dinar K Dewi)

(Anak sakit/ilustrasi/foto: pixabay) Musim penghujan biasanya diikuti oleh musim penyakit. Berkurangnya intensitas sinar matahari mem...
Menulis Indonesia 6 Feb 2019
Jedadulu

Ingin Tidur Nyenyak? Jangan Sepelekan Kaos Kaki

(Tidur/ilustrasi/foto: pixabay)

Jangan anggap sepele kaos kaki. Sepasang kaos kaki ternyata bisa menjadi solusi bagi seseorang yang ingin nyenyak dalam tidurnya.

Para ahli bahkan menganjurkan penggunaan kaos kaki untuk kualitas tidur yang lebih baik. Menurut National Sleep Foundation, menjaga kaki tetap hangat selama tidur membantu membuat tidur lebih nyenyak.

Kaki yang dingin akan menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan mengakibatkan sirkulasi darah tidak lancar. Sehingga, istirahat malam pun otomatis akan berkurang. Kondisi ini dapat berujung pada tidur malam yang tak nyenyak.

Membiasakan diri untuk menggunakan kaus kaki saat tidur membantu mengatur suhu di dalam tubuh. Sebuah studi juga menunjukkan orang dewasa yang menggunakan kaus kaki saat tidur cenderung tidur lebih cepat dan lebih berkualitas.

Seperti dilansir Boldsky, belum lama ini, suhu internal tubuh akan menurun di malam hari. Suhu internal tubuh akan mencapai suhu terendah sekitar pukul 04.00. Karena itu, suhu tubuh biasanya akan menurun sebanyak satu-dua derajat saat tidur.

Suhu tubuh yang menurun merupakan sinyal tubuh mulai mengalokasikan energi untuk fungsi-fungsi tubuh lain. Kaus kaki yang digunakan saat tidur dapat membantu mengatur siklus perputaran suhu tubuh sehingga kualitas tidur bisa meningkat.

Menggunakan kaus kaki di malam hari juga dapat memberi manfaat lain, seperti melancarkan sirkulasi darah serta mencegah timbulnya gejala hot flashes pada perempuan yang menopause. Berdasarkan penelitian, pasangan yang terbiasa menggunakan kaus kaki di malam hari juga cenderung melakukan hubungan seksual lebih baik.

Tak ada salahnya bila kini kita membiasakan tidur memakai kaos kaki. Ingat, tidur yang berkualitas sangat diperlukan agar tubuh dan otak bisa berfungsi dengan optimal.

(Dinar K Dewi)

(Tidur/ilustrasi/foto: pixabay) Jangan anggap sepele kaos kaki. Sepasang kaos kaki ternyata bisa menjadi solusi bagi seseorang yang ing...
Menulis Indonesia 5 Feb 2019
Jedadulu

Tak Ada Kata Terlambat untuk Memulai


(komunitas blogger perempuan network)
Cerdas dan kreatif. Itulah kesan saya saat menjumpai para perempuan muda enerjik pada event Blogger Perempuan Network di Menara BTPN, Jakarta, akhir pekan kemarin.

Perempuan blogger yang datang dari beberapa wilayah di Jabodetabek itu terlihat penuh antusias mengikuti acara demi acara yang berlangsung. Begitu pun saya. Seperti kembali mengasah rasa yang sempat tumpul.

Memperhatikan mereka, mengembalikan kenangan ke beberapa tahun silam. Mungkin dulu saya pernah seperti mereka. Penuh semangat dan ambisi. Namun rutinitas hidup sempat memendamnya beberapa waktu.

Sekarang usia saya telah merangkak naik mendekati kepala 4. Melihat para perempuan muda itu dan melihat kawan-kawan seusai saya, sesungguhnya terselip rasa minder di hati. Saya telah banyak kehilangan momen.

Seharusnya seusia saya sudahlah mapan dalam menentukan positioning. Tapi saya justru kembali menjadi pemula. Memulai lagi dari titik nol kembali ke dunia yang pernah dekat dengan saya.

Dunia tulis-menulis sejatinya telah lama saya kenal. Latar belakang pendidikan saya di bidang jurnalistik membuat saya sempat berakrab-akrab dengan dunia ini. Namun kesibukan mengurus keluarga membuat saya meninggalkannya.

Kini ketika anak-anak berangkat besar saya kembali merindui hidup saya dulu. Tapi rupanya zaman telah berubah. Saya telah banyak tertinggal. Sempat pula terlintas keraguan akan kemampuan diri mengejar ketinggalan.

Tapi lalu saya teringat beberapa kisah yang pernah saya baca. Sukses tak selalu datang pada orang yang memulai dari usia muda. Banyak juga orang-orang sukses yang  "telat" memulai.

Seperti pendiri Alibaba, Jack Ma yang baru memulai investasi di pasar online di usia 35 tahun setelah gagal dalam beberapa kali bisnis ya. Henry Ford yang baru di usia akhir 30-an tahun memulai mendirikan Ford Motor Company. Atau kisah Kolonel Sanders yang di usia senja baru memulai dan mencetak sukses di bisnis penjualan ayam goreng paling terkenal sejagat itu.

Ya kisah sukses mereka memang menginspirasi saya. Kalau mereka bisa, mengapa saya tidak? Walau pun mungkin tak sebesar langkah yang mereka lakukan dan tak sehebat pencapaian yang mereka dapatkan, tapi memulai langkah kecil akan saya lakukan.

Seperti halnya penyanyi John Legend yang baru mulai belajar berenang di usia 40 tahun, saya akan kembali belajar menulis di usia yang tak lagi muda. Karena saya yakin tak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu yang baik. Siapa tahu apa yang saya tulis bisa bermanfaat buat orang lain.  Semoga...

(Dinar K Dewi)

(komunitas blogger perempuan network) Cerdas dan kreatif. Itulah kesan saya saat menjumpai para perempuan muda enerjik pada event Blog...
Menulis Indonesia 3 Feb 2019
Jedadulu

Wah, iPhone 2019 Gunakan Tiga Kamera Belakang, Apa Keunggulannya?

(iphone 2019/foto:tomsguide.com)

IPhone XS dan XS Max yang baru meluncur tahun lalu menggunakan rancangan kamera ganda di belakang. Tahun ini, Apple dikabarkan akan merilis iPhone dengan tiga kamera belakang untuk penerus iPhone XS Max.

Laporan dari Bloomberg dan The Verge, Jumat, 1 Februari 2019, menyebutkan Apple akan menambahkan lensa lebar atau wide angle. Ketiga iPhone model 2018, XS, XS Max, dan XR akan diperbarui pada 2019. Secara garis besar rancangan untuk Iphone tahun ini mirip dengan 2018, kecuali untuk pengisi daya.

Apple dikabarkan akan membuat iPhone 2019 dengan colokan USB Type C, tidak lagi Lightning Connector yang menjadi ciri khas sebelumnya. Saat ini, Aple disebut sedang menguji coba USB Type C, namun belum tentu rancangan ini pasti digunakan di iPhone model terbaru.

Apple juga merencanakan memberi iPhone 2019 prosesor yang lebih cepat dan memperbarui sensor Face ID. Melangkah lebih jauh ke 2020, Apple dikabarkan merancang kamera belakang iPhone menggunakan kamera 3D (tiga dimensi) yang didukung laser agar bisa memindai dan membuat konstruksi objek tiga dimensi.

Menurut laporan itu, hal ini bukan hanya peningkatan kecil dari kamera 3D iPhone saat ini, yang mendukung teknologi Face ID perusahaan. Kamera baru berbasis laser akan bekerja hingga sekitar 15 kaki dari iPhone. Ini berarti lebih dari sekadar pengenalan wajah.

Kamera baru ini akan meningkatkan kualitas foto biasa dengan membantu kedalaman menangkap kamera. Namun penggunaan utamanya adalah augmented reality.  Karena ini akan memungkinkan penempatan objek virtual yang lebih baik di layar. Penasaran, kita tunggu saja peluncurannya tahun ini.

(Dinar K Dewi)


(iphone 2019/foto:tomsguide.com) IPhone XS dan XS Max yang baru meluncur tahun lalu menggunakan rancangan kamera ganda di belakang. Tah...
Menulis Indonesia